Berita

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy/Ist

Politik

Lewat Reses, DPRD Kota Bogor Gerilya Tampung Aspirasi

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 01:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota DPRD Kota Bogor memulai masa reses perdananya di masa sidang kesatu tahun sidang 2024 selama tiga hari terhitung sejak Rabu, 16 Oktober 2024 hingga Jumat, 18 Oktober 2024.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, mengatakan, masa reses selama tiga hari ini dimanfaatkan seluruh anggota DPRD Kota Bogor untuk menampung aspirasi warga dari masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

"Para anggota DPRD Kota Bogor diberikan waktu selama tiga hari untuk bergerilya menampung aspirasi warga dari masing-masing dapil yang nantinya akan dijadikan landasan bagi kami untuk menentukan kebijakan ke depan," kata Rusli dikutip Senin, 21 Oktober 2024.


Masa reses ini juga dijadikan ajang bagi anggota DPRD Kota Bogor untuk memberikan pendidikan politik dan sosialisasi kebijakan yang sudah ada.

Salah satunya adalah soal program penebusan ijazah yang diketahui sampai saat ini masih minim penyerapan anggarannya. 

Hal tersebut dikarenakan pihak sekolah masih belum mendaftarkan calon penerima bantuan kedalam sistem aplikasi Sahabat.

"Sosialisasi program dan kebijakan yang bisa dimanfaatkan oleh warga harus turut disosialisasikan oleh para anggota DPRD Kota Bogor," kata Rusli.

Hal ini agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang mungkin belum disosialisasikan secara maksimal oleh pemerintah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2018 dan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Bogor, nantinya hasil reses akan dilaporkan oleh masing-masing anggota DPRD Kota Bogor dan disampaikan dalam rapat paripurna.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya