Berita

Presiden Prabowo Subianto membaca sumpah jabatan dalam pelantikan di gedung MPR, Minggu, 20 Oktober 2024.

Publika

Selamat Bertugas Menjadi Pelayan Rakyat, Presiden Prabowo Subianto

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 19:30 WIB | OLEH: JOHAN O. SILALAHI

JIKA ada yang berbisik dan bilang bahwa Prabowo Subianto bisa menjadi Presiden RI karena jasanya, jangan kau dengar. Itu halusinasi, bohong dan tipuan dari “The Looser”, mantan penguasa yang sangat rakus dan tamak pada kekuasaan. Ia sekarang sudah kembali jadi rakyat biasa dan telah dicatat dengan “tinta merah” dalam sejarah bangsa dan negara kita.

Prabowo Subianto bisa menjadi Presiden RI, hanya karena keajaiban dan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena ada penguasa yang tamak dan rakus, gagal memperpanjang masa jabatannya menjadi 3 periode, kemudian gagal lagi memperpanjang masa jabatannya untuk 2 atau 3 tahun lagi. Prabowo Subianto hanya berutang kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang Penguasa Tunggal, pemilik kekuasaan sejati atas langit, bumi dan seluruh alam semesta, yang sedang menitipkan kekuasaan kepada Prabowo Subianto, dan setiap saat kapanpun bisa dicabut kembali sesuai kehendakNya.

Jika ada yang bilang bahwa mereka yang paling berjasa karena sudah membantu mengantarkan Prabowo Subianto jadi Presiden RI, jangan kau dengar. Cukup bergumam dan berbisik pada diri sendiri, bahwa mereka hanyalah orang-orang yang sedang berselancar, ikut menaiki gelombang kemenangan Prabowo Subianto, yang memang sudah ditakdirkan Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang Pemilik Kekuasaan Tunggal, atas seluruh alam semesta.


Yang paling berjasa mengantarkan Prabowo Subianto jadi Presiden RI adalah seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya rakyat Indonesia yang telah memilih Prabowo Subianto, tapi juga rakyat Indonesia yang tidak memilih Prabowo Subianto, tapi telah ikhlas menerima dan mendukung Prabowo Subianto, mendapat amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Presiden RI.

Jangan sampai Presiden Prabowo Subianto lupa diri dan menjauhkan diri dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta seluruh rakyat Indonesia, karena merekalah yang telah memberi amanah kekuasaan dan jabatan Presiden kepada Prabowo Subianto. Sekali lagi, jangan sampai Presiden Prabowo Subianto lupa diri, karena setiap saat Tuhan Yang Maha Kuasa dan seluruh rakyat Indonesia tiba-tiba dan seketika bisa menarik kembali amanah dan kekuasaan dari Prabowo Subianto dengan berbagai cara.

Jika ada yang mengaku memiliki apapun yang dapat digunakan untuk menyandera atau memanfaatkan jabatan dan kekuasaan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI, jangan kau dengar. Segera bangun, bangkit dan lawanlah. Sesungguhnya mereka adalah musuh sejatimu dan musuh seluruh rakyat Indonesia. Berteriaklah dengan keras, supaya kami semua segera tahu dan berbondong-bondong membantumu menghadapi mereka para pengkhianat bangsa dan negara kita.

Karena ada sangat banyak kami saudara-saudaramu rakyat Indonesia yang siap berjibaku bersamamu, membantumu membangun dan memajukan bangsa dan negara kita. Yang kami kenal, sejatinya dirimu adalah seorang pejuang dan petarung yang tidak kenal takut dan tidak kenal kata menyerah, telah melalui sangat banyak pertempuran, sudah mengalami sangat banyak kekalahan, dan akhirnya bisa menggapai sekali kemenangan.

Tapi, kemenangan puncak tertinggi yang sangat langka, karena hanya dimiliki sangat sedikit orang di muka bumi. Engkau terus mengalami kalah, kalah, dan kalah, dan hanya mendapat satu kali saja kemenangan, tapi kemenangan yang mulia, untuk mengantarkan rakyat Indonesia menggapai keadilan, merasakan kemakmuran dan kesejahteraan yang telah lama diimpikan.

Presiden Prabowo Subianto, engkau adalah seorang petarung dan pejuang sejati, selama engkau selalu tunduk dan taat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu setia dan dekat dengan seluruh rakyat Indonesia, Insya Allah kemenangan akan ada dalam genggamanmu, juga kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis adalah pendiri Negarawan Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya