Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

Raja Maroko Tunjuk Dubes Baru untuk Sejumlah Negara

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Maroko, Mohammed VI menunjuk duta besar baru yang akan ditugaskan di sejumlah negara selama rapat menteri di Rabat, hari Jumat, 18 Oktober 2024. 

Menurut pernyataan Kerajaan, penunjukkan para dubes tersebut dilakukan atas rekomendasi dari Menteri Luar Negeri Nasser Bourita, sementara penunjukan lainnya diusulkan oleh Kepala Pemerintahan Aziz Akhannouch.

"Raja Mohammed VI telah menunjuk duta besar baru untuk beberapa negara serta sejumlah pejabat untuk menduduki jabatan senior," ungkap pernyataan tersebut. 


Daftar diplomat yang ditunjuk untuk Afrika termasuk Othman El Ferdaous, mantan Menteri Kebudayaan dan mantan sekretaris negara untuk Menteri Perindustrian, yang akan menjabat sebagai Dubes Maroko untuk Pantai Gading. 

Kemudian Abdelkader El Jamoussi, mantan Konsul Jenderal di New York, yang akan menjadi utusan baru untuk Kamerun, Mustapha El Alami Fellousse, yang akan menjadi Dubes Maroko untuk Republik Afrika Tengah, Najoua El Berrak, yang akan menjadi Kepala misi di Republik Kongo, dan Mohammed Iboumraten yang akan menjadi Dubes Maroko di Niger.

Politisi Maroko Ahmed Rida Chami akan kembali mewakili Maroko sebagai Dubes untuk Uni Eropa, sebuah jabatan yang pernah dipegangnya dari tahun 2016 hingga 2018.

Daftar duta besar yang ditunjuk selama pertemuan menteri juga mencakup Fatiha Ayadi (Denmark); Omar Amghar (Serbia); Redouane Adghoghi (Bulgaria); Majid Halim (Malaysia); Redouane Houssaini (Indonesia); Ibu Boutaina El Kerdoudi (Bangladesh); dan Younes Dirhoussi (Saint Lucia).

Mengenai penunjukan pejabat senior, Raja menunjuk Nouaman Al Aissami sebagai direktur Dana Solidaritas untuk melawan bencana. Raja juga menunjuk Mustapha Aboumaarouf sebagai presiden Otoritas Kesehatan Tinggi, Samir Ahid sebagai direktur Badan Obat-obatan dan Produk Kesehatan Maroko, dan Kamal Doghmi sebagai direktur Badan Darah dan Derivatif Maroko.

Atas usulan kepala pemerintahan dan atas inisiatif menteri kebudayaan, Raha Mohammed VI menjadikan Latifa Moftaqir sebagai direktur Arsip Maroko dan Rahal Boubrik sebagai direktur Institut Kerajaan untuk Penelitian Sejarah Maroko.

Raja kemudian menunjuk Said Laith sebagai direktur jenderal Badan Pengembangan Atlas Tinggi dan Wafaa Jemali sebagai direktur pelaksana Badan Dukungan Sosial Nasional.

Selain itu, Raja ikut mengangkat sejumlah Wali dan Gubernur untuk Pemerintahan Pusat dan Teritorial.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya