Berita

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa/Net

Global

Afrika Selatan Pertimbangkan Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel

SABTU, 19 OKTOBER 2024 | 16:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Afrika Selatan tengah mempertimbangkan kemungkinan pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel. 

Hal ini disampaikan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dalam pertemuan dengan anggota parlemen pekan ini, di mana Ramaphosa juga menegaskan dukungan Afrika Selatan terhadap perjuangan Palestina.

“Masalah ini (pemutusan hubungan dengan Israel) sedang dipertimbangkan dengan sangat aktif, dan pada waktunya kami akan dapat menyampaikan secara jelas tanggapan eksekutif terhadap resolusi yang diambil oleh Majelis Nasional,” ujarnya dikutip Sabtu 19 Oktober 2024.


Pernyataan Ramaphosa merujuk pada resolusi tidak mengikat yang disahkan parlemen pada November lalu, yang berisi desakan agar Pretoria memutus hubungan dengan Israel setelah Tel Aviv terus melancarkan perang di Jalur Gaza.

“Masalah ini sedang dipertimbangkan, dan kami sedang mempertimbangkan isu-isu yang lebih luas terkait hal tersebut,” katanya lebih lanjut tentang resolusi yang disahkan oleh parlemen.

Parlemen Afrika Selatan telah lama mendesak penutupan kedutaan besar Israel di Pretoria, dengan alasan pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. 

Pemimpin partai Economic Freedom Fighters, Julius Malema memberikan pesan kepada Ramaphosa bahwa rakyat Afrika Selatan tidak dapat hidup berdampingan dengan para pelaku kejahatan yang membunuh wanita dan anak-anak serta menghancurkan bangsa Palestina.

Pada Maret tahun lalu, parlemen Afrika Selatan juga mendukung mosi yang menurunkan status kedutaan besar negara itu di Israel menjadi kantor penghubung. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas pelanggaran yang terus dilakukan terhadap rakyat Palestina.

Afrika Selatan menjalin hubungan diplomatik dengan Palestina sejak 1995, setahun setelah berakhirnya apartheid. Sejak saat itu, Pretoria terus mengkritik kebijakan Israel, terutama pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat.

Pada akhir 2023, Afrika Selatan juga sempat mengajukan kasus terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, dengan menuduh Israel melanggar Konvensi Genosida 1948. Kasus ini didukung oleh sejumlah negara, termasuk Turki, Nikaragua, Palestina, Spanyol, Meksiko, Libya, dan Kolombia. 

Persidangan dimulai pada Januari, dengan pengadilan internasional tersebut beberapa kali memerintahkan Israel menghentikan serangannya di Gaza selatan.

Hingga kini, serangan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 42.400 orang, dengan korban sebagian besar adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya