Berita

Sebanyak 4 nelayan di Tegalbuleud, Sukabumi, jatuh ke laut usai diterjang ombak besar saat berjalan di atas dermaga/Repro

Presisi

4 Nelayan di Sukabumi Jatuh ke Laut, 3 Orang Belum Ditemukan

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 02:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nasib nahas menimpa 4 orang nelayan di Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mereka jatuh ke laut usai diterjang ombak besar saat melintasi Dermaga Pasir Besi, Rabu, 16 Oktober 2024. 

Berdasarkan video yang beredar dan informasi yang didapatkan RMOLJabar, satu orang nelayan dikabarkan selamat. Sedangkan 3 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kejadian bermula, saat para korban pulang dari memasang bambu di atas dermaga. Ada pula yang baru selesai memancing. Banyaknya besi yang hancur membuat dermaga tersebut harus disambung menggunakan bambu


Mereka lantas berjalan lewat dermaga yang memang kondisinya sudah rusak. Nahas, saat itu datang ombak besar yang langsung menghantam mereka hingga jatuh ke laut.

"Laka laut disebabkan oleh terjangan gelombang pasang, mengakibatkan empat orang jatuh ke laut. Satu orang selamat, tiga belum ditemukan," ucap Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, Rabu, 16 Oktober 2024.

Adapun 3 nelayan yang belum ditemukan yakni Ehek Rahmat, warga Kampung Babakan Panjang, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud. Dede Uhay, warga Kampung Rancaerang, Desa Buniasih. Lalu Imat, warga Kampung Puncak Malanding, Desa Sumberjaya.

Sedangkan nelayan yang selamat adalah Dede Amung, yang beralamat di Kampung Babakan Panjang, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya