Berita

Partai Nasdem/Ist

Politik

Nasdem Ingin Selamat di Pilkada dengan Tidak Masuk Kabinet Prabowo

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 09:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Nasdem dianggap ingin selamat di Pilkada 2024 dengan tidak buru-buru masuk gerbong kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, Partai Nasdem diyakini sudah memiliki hitungan sendiri dalam menentukan untuk bergabung ke pemerintahan Prabowo atau tidak.

"Kita tahu ya November ini akan diadakan pilkada. Kita tahu warna politik Partai Nasdem sebelumnya itu mengusung Anies Baswedan, dan kemudian bertolak belakang dengan Pak Prabowo,"  kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 16 Oktober 2024.


Tentu kalau kemudian Nasdem langsung secara politik nasional terang-terangan bergabung dengan kabinet Prabowo, hal ini tentu tidak akan menguntungkan dalam perhelatan Pilkada 20 November 2024

Karena, menurut Kang Tamil, pemilih Anies yang tadinya akan memberikan suara ke Nasdem bisa berguguran ketika Surya Paloh memutuskan Nasdem bergabung ke pemerintahan Prabowo.

"Nah jadi saya kira keputusan Nasdem untuk tidak masuk dalam kabinet saat ini, itu merupakan keputusan murni politik Partai Nasdem untuk menyelamatkan Pilkada," tutur Kang Tamil.

Namun demikian, kata akademisi Universitas Dian Nusantara ini, tak menutup kemungkinan setelah Pilkada 2024 nanti, Nasdem akan bergabung ke pemerintahan Prabowo.

"Nah pertanyaannya apakah setelah Pilkada Nasdem bisa bergabung? Saya kira keniscayaan saja. Karena politik itu fleksibel," pungkas Kang Tamil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya