Berita

Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Achiruddin memberikan brevet Setia Waspada kepada empat personel Polri berpangkat Kombes dan 10 orang Setmilpres di Gedung Serbaguna Mako Paspampres, Jakarta Pusat pada Senin, 14 Oktober 2024/Istimewa

Presisi

Kapolresta Bogor Kota dan 3 Pamen Polri Terima Brevet Setia Waspada dari Paspampres

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 23:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Empat perwira menengah Polri mendapat tanda kehormatan Brevet Setia Waspada dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Pemberian Brevet Setia Waspada kepada 4 personel Polri itu dilakukan langsung Komandan Paspampres (Danpaspampres), Mayjen TNI Achiruddin, di Gedung Serbaguna Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Senin, 14 Oktober 2024.

Adapun, 4 perwira menengah (pamen) Polri yang mendapatkan Brevet Setia Waspada adalah Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi; Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Metro Jaya, Kombes Leonardus Harapantua Simarmata; dan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso.


Selain 4 pamen Polri berpangkat Kombes, Danpaspampres juga memberikan Brevet Setia Waspada kepada 10 pejabat Setmilpres.

"Brevet Setia Waspada merupakan penghargaan dan penghormatan kepada personel yang berkontribusi langsung dalam operasi pengamanan VVIP," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo, melalui keterangan resmi yang diterima redaksi pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Pemberian penghargaan tersebut juga wujud kepercayaan yang diberikan secara khusus dari Paspampres kepada prajurit maupun personel Polri yang terpilih dan terseleksi.

"Penghargaan dan Brevet Setia Waspada Paspampres diberikan kepada Kapolresta Bogor Kota karena telah melaksanakan Penugasan Pengamanan Presiden di Wilayah Polresta Bogor Kota," tutup Kombes Bismo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya