Berita

Todotua Pasaribu/RMOL

Politik

Dipanggil Prabowo, Todotua Pasaribu Diminta Benahi Iklim Investasi

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 15:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak hanya politisi, sejumlah tokoh profesional juga dipanggil Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa 15 Oktober 2024. 

Salah satunya, adalah figur pengusaha Todotua Pasaribu yang menjadi salah satu tokoh yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ditemui seusai pertemuan, Todo mengaku diminta langsung oleh Prabowo untuk membantu memperbaiki iklim investasi di pemerintahan mendatang. 


"Tadi kami sudah bertemu bapak Presiden, secara prinsip bapak presiden meminta kami untuk membantu beliau dalam pemerintahan berikutnya. Kemudian pesan yang disampaikan bapak presiden adalah untuk kita bagaimana bisa menciptakan iklim investasi yang baik," ungkap Todo. 

Sebab, kata Todo, pemerintahan Prabowo-Gibran mempunyai target pertumbuhan ekonomi hingga angka 8 persen. 

"Jadi salah satunya adalah untuk menciptakan iklim investasi yang baik dan bagaimana kita bisa memangkas proses birokrasi yang sedemikian rumit untuk menjadi lebih baik, inti sasarannya kayak begitu," tuturnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah bakal didapuk sebagai Wakil Menteri Investasi, Todo enggan mendahului keputusan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih yang mempunyai hak prerogatif menentukan para pembantunya di pemerintahan. 

"Kita menunggu dari presiden seperti apa," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya