Berita

Meutya Hafid/RMOL

Politik

Meutya Hafid Jadi Tokoh Terakhir Dipanggil Prabowo Malam Ini

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 22:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politikus Partai Golkar Meutya Hafid menjadi satu dari puluhan tokoh yang turut dipanggil ke kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin malam 14 Oktober 2024. 

Diketahui, para tokoh yang menghadap Prabowo Subianto digadang menjadi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran nanti. 

Ditemui seusai pertemuan, mantan Ketua Komisi I DPR RI fraksi Partai Golkar mengaku diminta Prabowo untuk membantu pemerintahannya kelak. Ia pun memberikan kode mengisi pos kementerian yang ia bidangi selama ini. 


"Diundang terkait tugas-tugas yang memang menjadi bidang saya, mungkin beliau (Prabowo) mengajak kemudian memperkuat tim beliau," ungkap Meutya.

Saat ditanya apakah bakal mengisi pos kementerian komunikasi dan informatika (Kemkominfo), Politikus Golkar itu enggan menjawabnya. 

"Nanti beliau (Prabowo( yang umumkan tapi kurang lebih tak jauh jauh dari bidang saya," tukasnya.

Meutya menjadi tokoh terakhir yang dipanggil Prabowo malam hari ini. Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sejak sore hingga malam ini, tercatat sudah ada 49 tokoh yang dipanggil Prabowo. 

Berikut nama-nama tokoh yang dipanggil Prabowo Subianto: 

1. Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi 
2. Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono
3. Istri mantan Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana, Widiyanti Putri Wardhana
4. Pegiat HAM, Natalius Pigai 
5. Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto 
6. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon
7. Politikus Golkar, Nusron Wahid
8. Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf 
9. Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait
10. Politikus PKB, Abdul Kadir Karding
11. Wakil Ketua Umum Golkar,  Wihaji
12. Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya 
13. Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
14. Sekretaris Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi 
15. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian 
16. Ketua Umum PAN,  Zulkifli Hasan
17. Akademisi Satryo Soemantri Brodjonegoro
18.Akademisi, Yassierli 19. Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra 
20. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia 
21. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti
22. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
23. Wakapolri Komjen Agus Andrianto
24. Wamen Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni
25. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang
26. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
27. Penjabat Gubenur Papua Tengah, Ribka Haluk
28. Politikus Demokrat, Iftitah Sulaeman
29. ?Politikus Golkar, Maman Abdurrahman
30. ?Akademisi Prof Rachmat Pambudy
31. Sekjen Menteri Perdagangan, Budi Santoso
32. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
33. Sekjen Kementerian PUPR, Raden Dodi Priyono
34. Dirjen Planologi KLHK, Hanif Faisol Nurofiq
35. Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin
36. Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar
37. Menteri Pertanian,Andi Amran Sulaiman 
38. Menteri BUMN, Erick Thohir
39. Menpora, Dito Ariotedjo
40. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin 
41. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto 
42. Menteri Keuangan, Sri Mulyani
43. Mantan Istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan 
44. Dewan Komisaris PLN, Dudy Purwagandhi
45. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas 
46. Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Donny Ermawan Taufanto
47. Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani
48. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra
49. ?Meutya Hafid - Politikus Golkar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya