Berita

Sekjen Partai Golkar Sarmuji di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 14 Oktober 2024/RMOL

Politik

Golkar Siapkan Kader Terbaik sebagai Pembantu Prabowo

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar sudah menyiapkan sejumlah nama untuk menjadi pembantu di pemerintahan Prabowo Subianto selama lima tahun ke depan.

Prabowo, dikatakan tengah mengumpulkan sejumlah tokoh untuk menjadi calon menteri, di Kertanegara, Senin sore, 14 Oktober 2024. 

Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara pasti pertemuan tersebut.


"Ya saya enggak tahu apakah semua dikumpulkan hari ini atau besok," kata Sarmuji di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 14 Oktober 2024.

Anggota DPR periode 2024-2029 ini mengatakan Golkar dalam posisi standby jika kemungkinan ada sejumlah kader yang didapuk menjadi menteri Prabowo.

"Tapi kita memang meminta kepada calon-calon yang kemungkinan bisa diambil sebagai Menteri untuk standby saja," ungkapnya.

Ditanya soal Golkar dikabarkan mendapatkan jatah 7 kursi di kabinet Prabowo-Gibran. Sarmuji menjawabnya diplomatis.

"Saya tidak bisa mengkonfirmasi jumlahnya ya. Nanti disebut jumlah nanti ketika saya iyakan nanti ternyata enggak kan. Tapi kita serahkan itu ke Pak Prabowo sepenuhnya berapa jumlah Menteri yang berasal dari Golkar," ujarnya.

Namun, ia memastikan bahwa Golkar telah mengusulkan sejumlah kader terbaiknya untuk membantu Prabowo-Gibran di pemerintahan.

"Kita memang sudah mengusulkan nama-nama itu dan nama-nama itu kita minta untuk standby sambil berdiskusi terhadap pemerintahan ke depan," tutupnya.

Kader Golkar yang sudah tampak di Kertanegara baru Nusron Wahid.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya