Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/RMOLJatim

Politik

Rocky Gerung: Kunker DPRD Harus Selesaikan Masalah, Bukan Cuma Foto-foto

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 05:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) harus kritis dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Sebab DPR adalah parlemen yang harus bicara tanpa basa basi. Bukan transaksi amplop.

Demikian ditegaskan pengamat politik Rocky Gerung saat menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Timur dengan agenda Memperingati Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur, Sabtu (12/10).

Rocky berharap agar anggota DPRD Jatim bersungguh-sungguh dalam menjalankan fungsi legislatif dan menjaga iklim demokrasi di Jatim.


"Saya akan kembali ke sini, diundang atau tidak diundang, untuk mengevaluasi teman-teman DPRD Jatim.  Sudahkan Indeks Demokrasi Indonesia tumbuh karena pengaruh dari Jawa Timur," tuturnya, diwartakan RMOLJatim, Minggu, 13 Oktober 2024. 

Rocky mengaku ingin persoalan di Jawa Timur bisa terselesaikan oleh kinerja anggota DPRD.

"Kunjungan kerja bukan hanya foto-foto di depan kantor instansi,  tapi terjun di mana tempat itu ada masalah yang serius yang harus diselesaikan," kritiknya.

Dalam peringatan hari jadi Jatim, Rocky mengatakan, Jatim menopang 20 provinsi Indonesia bagian timur dan bagian tengah.

"Bayangkan daging sapi dan bumbu pecel dihasilkan Jawa Timur didistribusikan ke rakyat Jawa Timur dan Tengah. Jawa Timur mempertahankan kemakmuran rakyat kita yang sekarang mengalami kesulitan," katanya. 

Rocky menambahkan, Surabaya ibu kotanya PKB, yakni Perlawanan Kemerdekaan Bangsa. Karena memiliki Bung Tomo, ada juga Ir H Juanda yang memastikan negeri ini harus dianggap sebagai satu kesatuan laut dan itu ada dalam investasi dalam bidang politik internasional di bidang laut.

 "Saya tahu bahwa sejak 500 tahun sudah bergaul dengan Paris. Kemudian Diplomat sudah ada sejak abad kedua di China. Ini artinya Surabaya sudah mengglobal dari awal. Kita hidupkan isu itu pada kesempatan ini. Pertumbuhan ekonomi surabaya juga dikendalikan oleh prinsip kemasuk akalan yang memastikan APBN tiba pada mereka yang membutuhkan perlindungan negara," terangnya. 

Ini artinya, lanjut Rocky, dalam setahun ini peradaban Surabaya bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Yakni beban Jawa Timur mengatasi problem kemiskinan di Indonesia.  

"Stunting di Jatim masih tinggi 22 persen. Stunting itu harus 15 persen," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya