Berita

Logo PDIP/Net

Politik

PDIP Tidak Kuat Jika Oposisi Sendirian

MINGGU, 13 OKTOBER 2024 | 00:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PDIP dianggap tidak kuat jika memilih oposisi sendiri di era pemerintahan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, jelang pelantikan Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 mendatang, PDIP belum menyatakan sikap kendati menjadi partai pemenang Pileg.

"Posisi PDIP dalam konteks ini serba salah," ujar Subiran pada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL pada Sabtu, 12 Oktober 2024.


Dia memandang, apabila PDIP memilih di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) maka tidak akan mempengaruhi kebijakan yang dibuat pemerintah.

"Mau menjadi oposisi di parlemen tetap saja tidak akan mampu menjaga mekanisme check and balance," tutur magister ilmu komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu.

"Sebab satu partai melawan 8 partai, tentu tidak akan ada pengaruhnya terhadap kontrol DPR terhadap pemerintahan meskipun PDIP memegang posisi ketua DPR RI," sambungnya.

Dia memandang, mekanisme pengambilan keputusan pimpinan DPR RI juga melalui keputusan kolektif kolegial.

"Jikapun PDIP menjadi oposisi, paling banter hanya bisa mengontrol isu politik saja, sebagai penyeimbang wacana yang sampai ke publik," pungkas Biran akrab disapa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya