Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Ist

Politik

Lagi, Mendag Diminta Batalkan Izin Ekspor Pasir Laut

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 21:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik diyakini akan mencurigai sikap Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas jika tidak segera membatalkan peraturan soal ekspor pasir laut. Mengingat, Partai Gerindra sudah bersikap soal tersebut.

Begitu yang disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespon tak kunjung adanya pembatalan peraturan ekspor pasir laut yang dilakukan oleh Zulhas menjelang akhir pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Partai Gerindra sudah bersikap soal ekspor pasir laut agar ditunda. Sedangkan rakyat ingin ekspor pasir laut agar dibatalkan. Itu artinya Zulkifli Hasan sebagai Mendag harus segera membatalkan permendag yang mengizinkan ekspor laut ke Singapura," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 11 Oktober 2024.


Karena menurut Muslim, ekspor pasir laut sangat jelas merusak kedaulatan negara, karena akan memperluas wilayah Singapura.

"Kalau tidak segera dibatalkan, Zuhas yang Ketum PAN itu dianggap telah terima fee dari eksportir sehingga dilematis. Jika membatalkan akan ditagih oleh eksportir. Jika diteruskan ekspor pasir membuat rakyat marah," pungkas Muslim.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya