Berita

Representative Image/Ist

Bisnis

Jumlah Nasabah Kaya BRI Tembus 161 Ribu Orang

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 18:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah orang kaya yang masuk sebagai nasabah prioritas PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tembus 161 ribu orang hingga Agustus 2024 melalui bisnis Wealth Management. 

Angka ini naik 21,98 persen secara tahunan (yoy), dengan mayoritas memiliki saldo tabungan minimal Rp500 juta di bank BUMN tersebut.

Sementara di sepanjang tahun 2024, realisasi aset yang dikelola (Asset Under Management) naik 23,05 persen secara tahunan (yoy) mencapai Rp239,6 triliun, atau naik 23,05 persen.


Di samping itu, bisnis Wealth Management BRI mengalami peningkatan profitabilitas yang terus tumbuh positif, dengan Fee-Based Income (FBI) dari Bancassurance meningkat 28,97 persen yoy. 

Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, menjelaskan bahwa Wealth Management BRI berkomitmen untuk menyediakan solusi keuangan komprehensif dan layanan yang dipersonalisasi kepada Nasabah Prima.

“BRI terus mengakselerasi kinerja bisnis Wealth Management BRI. Strategi yang dilakukan dengan memperkuat edukasi terkait pentingnya pengelolaan keuangan kepada seluruh lapisan Masyarakat. Misinya dalam hal ini juga membantu nasabah prima (BRI Private dan BRI Prioritas) menjelajahi kompleksitas lanskap keuangan dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima Kamis, 10 Oktober 2024.

Selama ini, lanjut Handayani, BRI turut melakukan pendampingan oleh financial advisor berpengalaman yang selalu memastikan penawaran produk sesuai profil risiko nasabah. Ditambah lagi, Wealth Management BRI didukung oleh ekosistem BRI Group.

“BRI optimistis bisnis Wealth Management mampu bertumbuh serta memiliki prospek yang baik. Salah satu faktor pendukung yang dapat terlihat, yakni saat ini muncul rasa kesadaran oleh para nasabah untuk memproteksi diri, keluarga, serta aset mereka yang diharapkan nantinya akan tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan adanya pelayanan Wealth Management yang optimal, BRI mendapatkan penghargaan Total Service Quality Satisfaction based on Customer Perception Survey SQIndex 2024 dengan Predikat Diamond di ajang Service Quality Awards 2024.

SQ Award merupakan penghargaan bergengsi bertaraf nasional yang telah diadakan sejak tahun 2007 oleh Majalah Marketing dan CARRE (Customer Action Recognition and Reward Experience) untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang berhasil memberikan layanan terbaik pada industrinya masing-masing dengan meraih nilai tertinggi dan di atas standar industri pada Service Quality Index (SQIndex).

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya