Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Cak Imin: Dukungan PKB untuk Prabowo Bukan Sekadar Verbal

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 18:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menginginkan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto berhasil menapaki kepemimpinan negara dan pemerintahan ke depan. 

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam Rapat Koordinasi Nasional Legislatif PKB dalam rangka Forum Sinergitas Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu awalnya memastikan sikap PKB untuk pemerintahan ke depan, di hadapan Prabowo yang hadir bersama Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. 


"Kita sudah tahu hasil Musyawarah Kerja Nasional, Musyawarah Pimpinan Nasional, dan hasil Muktamar PKB di Bali. PKB berkomitmen total mendukung dan mensukseskan kepemimpinan Pak Prabowo di dalam memimpin pembangunan nasional," ujar Cak Imin. 

Cak Imin menegaskan, komitmen PKB bisa dijamin akan terlaksana, karena sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh elemen penting di tubuh partai. 

"Dukungan itu bukan sekadar verbal, tapi untuk menjadi bagian dari kewajiban sekaligus tanggung jawab politisi-politisi PKB untuk menjadi bagian dari kesuksesan pembangunan nasional," ucapnya. 

Lebih dari itu, Cak Imin mengemukakan harapan PKB untuk pemerintahan Prabowo bersama putra Presiden ketujuh RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang terpilih menjadi Wakil Presiden 2024-2029.

"Karena itu kami menegaskan, PKB tidak ingin Pak Prabowo tidak sukses, harus sukses di dalam memimpin Indonesia di masa yang akan datang," demikian Cak Imin menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya