Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Repro

Politik

Kemenkop UKM Butuh Nakhoda Paham Koperasi

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 16:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintahan era Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka butuh diisi oleh orang-orang profesional yang paham kondisi ekonomi kekinian.

Salah satu yang perlu diperkuat adalah Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM). Pos kementerian ini wajib menempatkan sosok yang paham memaksimalkan peran koperasi guna meningkatkan perekonomian nasional.

“Penguatan koperasi harus diisi orang yang paham koperasi dan apa yang harus diperjuangkan, karena penguatan badan usaha koperasi saat ini butuh perjuangan besar," kata Pakar Ekonomi UMKM dan Koperasi, Syahnan Phalipi, Kamis, 10 Oktober 2024.


Ia memandang, kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional masih rendah. Hal ini terlihat dengan proporsi volume usaha koperasi terhadap PDB Nasional hanya sekitar 1,07 persen.

Sementara Kementerian Koperasi dan UKM memiliki peran strategis untuk memberikan kontribusi Indonesia terlepas dari jebakan middle income trap atau pendapatan kelas menengah yang sulit menjadi negara berpendapatan atas.

“Indonesia harus bisa tumbuh 7 sampai 8 persen untuk menuju Indonesia Emas 2045. Ini kuncinya di sektor UMKM dan koperasi tidak sekadar hanya industrial saja," jelasnya.

Syahnan berujar, Prabowo-Gibran punya tugas berat untuk mengangkat derajat Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi di atas 10 ribu Dolar AS per kapita menjadi negara maju.

“Untuk ke arah ini, dibutuhkan percepatan pertumbuhan ekonomi sekitar 1-2 persen dari sekarang hanya sekitar 5 persen," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya