Berita

Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat/Net

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Masyarakat Ogah Dipimpin Mantan Gubernur Gagal Tuntaskan Janji

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 11:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Didominasi pemilih muda seperti Pilpres 2024, rasionalitas diyakini akan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam menentukan pilihan pada gelaran Pilkada 2024.

Begitu dikatakan pengamat politik Rikal Dikri, menanggapi elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang tertinggal dari Pramono Anung-Rano Karno.

Dalam survei terbaru Panel Survei Indonesia (PSI), pasangan Pramono Anung-Rano Karno unggul 37,1 persen dibandingkan Ridwan Kamil-Suswono yang dipilih sebanyak 30,4 persen responden.


Sementara pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana di angka 4,6 persen.

Dikatakan Rikal Dikri, redupnya elektabilitas Ridwan Kamil tidak lepas dari cerdasnya pemilih di Jakarta yang pasti melihat rekam jejaknya saat menjadi Gubernur Jawa Barat.

"Survei itu membuktikan bahwa warga Jakarta juga tahu kinerja dan prestasi Ridwan Kamil selama menjadi Gubernur Jawa Barat," kata Rikal kepada wartawan, Kamis, 10 Oktober 2024.

Survei ini, lanjut tokoh muda Nahdlatul Ulama itu, bisa menjadi sinyal warga Jakarta tidak mau dipimpin oleh mantan gubernur yang gagal dalam menuntaskan janji-janjinya.

Rikal menambahkan, Ridwan Kamil selama menjadi Gubernur Jawa Barat terkonfirmasi dengan Data BPS menunjukkan pada tahun 2018 jumlah penduduk miskin di Jawa Barat ada di angka 3,615 juta.

"Sedangkan di akhir jabatan Ridwan Kamil, jumlah penduduk miskin Jawa Barat meningkat berada di angka 3,89 juta jiwa per Maret 2023," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya