Berita

Presiden Joko Widodo saat bertemu Presiden terpilih Prabowo Subianto, di Restoran Plataran Senayan, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Rencana Pertemuan dengan Megawati Diduga Jadi Bahasan Prabowo-Jokowi

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 09:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto, diperkirakan ada hubungannya dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. 

Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengamati, langkah Jokowi berbicara empat mata dengan Prabowo di Restoran Plataran Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa malam kemarin, 8 Oktober 2024, memiliki maksud politik tertentu. 

"Diyakini ada hal serius yang diperbincangkan," kata Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL pada Kamis, 10 Oktober 2024.


Efriza menduga, rencana Prabowo menemui Megawati Soekarnoputri sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2024 pada 20 Oktober 2024, menjadi materi bahasan Jokowi. 

"Jokowi juga meninjau perkembangan perpolitikan dari rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati," kata Efriza.

Lebih lanjut, dosen ilmu pemerintah Universitas Pamulang (UNPAM) itu memperkirakan, Jokowi telah mendeteksi adanya kemungkinan PDIP bergabung dalam pemerintahan Prabowo. 

Karena hal itu, Efriza menyimpulkan Jokowi tengah menjaga kondusifitas politik pasca tidak lagi jadi presiden. 

"Diyakini Jokowi memang ingin tetap hubungan dirinya dengan Prabowo tetap harmonis, meski PDIP akhirnya bergabung di pemerintahan sekalipun," demikian Efriza.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya