Berita

Ketua Umum Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), Ahmad Ridha Sabana/Ist

Politik

Ketum Garuda Diduga Aniaya Wanita Pernah Gagal Nyaleg Lewat Gerindra

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 07:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), Ahmad Ridha Sabana, yang dilaporkan seorang wanita muda dalam kasus penganiayaan, ternyata bukan orang baru di panggung politik. 

Politikus berusia 52 tahun ini diketahui merupakan adik kandung Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sekaligus mantan Wagub DKI, Ahmad Riza Patria.

Dikutip dari Wikipedia, Ahmad Ridha Sabana, pada Pemilu 2014, pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD DKI Jakarta, mewakili Partai Gerindra di Jakarta Timur.


Namun mimpi Ahmad Ridha Sabana berkantor di Kebon Sirih gagal total. Pasalnya aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini cuma bisa meraup 3.691 suara.

Tidak hanya itu, Ahmad Ridha Sabana merupakan penggugat batas usia kepala daerah ke Mahkamah Agung (MA).

Ridha menggugat Pasal 4 ayat 1 huruf d PKPU nomor 9 tahun 202 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Yakni terkait syarat usia calon kepala daerah.

Perkara tersebut teregistrasi dengan nomor 23 P/HUM/2024. Dan dikabulkan MA.

Diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam membenarkan bahwa terlapor dugaan penganiayaan Wanita muda pada tanggal 4 Oktober 2024 adalah Ahmad Ridha Sabana yang merupakan Ketua Umum Partai Garuda.

"Iya benar (Ahmad Ridha Sabana)," kata Kombes Ade di Polda Metro Jaya, Rabu, 9 Oktober 2024.

Namun demikian, Kombes Ade menyebut bahwa laporan tersebut langsung dicabut oleh pelapor di hari yang sama.

"Sudah dicabut di tanggal 4 (Oktober 2024) oleh korban. Pelapornya inisial AN," singkat Kombes Ade.


"Alasan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pelapor tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan," pungkas Ade.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya