Berita

Maarten Paes belum dalam kondisi 100 persen untuk bermain membela Timnas Indonesia/PSSI

Sepak Bola

Kondisi Paes Terus Dipantau, Shin Tae-yong: Masih 70 Persen

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 12:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, terus berada dalam pantauan pelatih Shin Tae-yong. Meski cedera pergelangan tangan yang dialami Paes disebut tidak parah, Shin tetap hati-hati untuk mengambil keputusan.

Sejak tiba di Bahrain pada Selasa, 8 Oktober 2024, Paes memang langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh tim dokter. Hasil evaluasi tim dokter inilah yang akan jadi patokan apakah Paes bisa dimainkan atau tidak dalam laga melawan Bahrain pada Kamis besok, 10 Oktober 2024.

“Kemungkinan untuk bermain masih 70 persen. Tapi hari ini dan besok akan dilihat terlebih dulu perkembangan pemulihannya,” ucap pelatih asal Korea Selatan itu, dikutip dari laman PSSI, Rabu, 9 Oktober 2024.


Pelatih berusia 53 tahun itu menyebutkan cedera yang dialami Paes bukan sesuatu yang serius. 

Itulah kenapa kiper FC Dallas itu tetap dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk menghadapi dua pertandingan penting putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain dan China.

“(Cederanya) tidak begitu parah. Kita akan ambil keputusan nanti,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya