Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto/Ist

Politik

Menko Polhukam Ajak Negara-negara ASEAN Basmi Tindak Pidana Perdagangan Orang

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 21:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menyuarakan kepada negara-negara ASEAN untuk memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Hadi menyampaikan hal itu saat memimpin Delegasi Indonesia pada Asean Political Security Community Council (APSC) ke-28 bersama Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, di Vientiane, pada Selasa, 8 Oktober 2024. 

"ASEAN perlu menindaklanjuti dan memberikan perhatian khusus terhadap kesepakatan ASEAN Leaders Declarations on Combating Trafficking in Persons caused by the abused of technology," ujar Hadi melalui keterangan tertulisnya.


Dia menjelaskan, ASEAN telah menyepakati kerja sama penegakan hukum seperti ASEAN Mutual Legal Assistance. 

Namun menurutnya, untuk melengkapi upaya pemberantasan kejahatan transnasional di kawasan secara komprehensif, perlu diselesaikan segera ASEAN Extradition Treaty. 

"Apabila TPPO ini tidak ditangani secara serius, alih alih menjadi epicentre of growth, kawasan Asia Tenggara bisa menjadi epicentre of scam," tuturnya. 

Oleh karena itu, mantan Panglima TNI itu berharap pertemuan APSC ke-28 tidak hanya menyoroti terjadinya peningkatan korban TPPO di Asia Tenggara, tapi juga terutama korban TPPO yang dipaksa melakukan penipuan online.

"Untuk itu, perlu kerja sama komprehensif dalam penanganan dan penindakan TPPO," demikian Hadi menambahkan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya