Berita

Anies Baswedan/Repro

Politik

Lebih Sakit Kalah Pilpres atau Gagal Nyagub, Ini Jawaban Anies

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah kalah dalam Pilpres 2024, Anies Baswedan memutuskan untuk kembali mengikuti Pilkada Jakarta. 

Sayangnya di tengah perjalanan, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu gagal mendapat tiket dari parpol. Sehingga niatan maju Pilkada Jakarta harus pupus.

Hal ini pun ditanyakan motivator Merry Riana kepada Anies Baswedan saat menjadi narasumber di kanal Youtubenya. 


Merry bertanya ke Anies mengenai mana yang lebih menyakitkan, kalah dalam Pilpres atau tidak bisa maju dalam Pilkada?

Mendapat pertanyaan ini eks Capres Koalisi Perubahan itu tertawa. Anies menegaskan bahwa baginya, ini bukan tentang rasa sakit atau tidak, melainkan tentang proses demokrasi yang harus dijalani dengan baik.

"Ini adalah satu proses yang semua kita tahu, bahwa di ujung akan ada yang ditetapkan sebagai terpilih dan tidak terpilih," kata Anies dikutip redaksi, Senin (7/10).

Anies mengibaratkan, dalam setiap kompetisi, seperti dalam pertandingan bulu tangkis, pasti ada yang terpilih menjadi juara dan ada yang tidak. 

Sama halnya dengan Pilkada, yang penting bukan hasilnya, melainkan bagaimana proses demokrasi tersebut dijaga.

Anies menyatakan bahwa demokrasi berada dalam bahaya jika tiga hal tidak dijalankan dengan baik yaitu wasit yang netral, adanya lawan tanding, dan aturan main yang tegak. 

"Tapi kalau wasit dikendalikan, yang kedua lawan ditiadakan, yang ketiga aturan main diubah-ubah, berarti demokrasi kita sedang dalam bahaya," tegas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies menggarisbawahi bahwa kalah di Pilpres ataupun gagal maju Pilkada bukan melulu soal dirinya. Utamanya adalah bagaimana menjaga kesehatan demokrasi di Indonesia.

"Jadi ketika tiga ini terjadi, yang dalam bahaya itu demokrasi kita. Ini bukan soal Anies," tandasnya.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya