Berita

Raffi Ahmad/Ist

Politik

Memalukan, Sekelas Raffi Ahmad Peroleh Gelar Doktor Abal-abal

MINGGU, 06 OKTOBER 2024 | 09:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet terus menguliti kampus Universal Institute of Professional Management (UIPM) yang memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada bos Rans Entertainment Raffi Ahmad.

Apalagi Ditjen Dikti Kemendikbudristek sendiri telah memastikan kampus UIPM) tak memiliki izin operasional di Indonesia.

Penegasan Ditjen Dikti Kemendikbudristek tersebut dinilai warganet sepatutnya membuat malu suami Nagita Slavina tersebut.


"Sekelas Raffi Ahmad masi ngejar gelar utk apa? Buat dibangga kan? Malah memalukan. Duit sdh banyak usaha lumayan sukses, nempel penguasa juga sukses ngapain pake gelar abal abal. Mending kembalikan tu gelar bikin malu aja," tulis pemilik akun X @kangmirdja yang dikutip redaksi, Minggu (6/10).

"Lulusan STIP (Sekolah Tidak Ijazah Palsu)," sambung @Cikamomomo_. 

"ini Termasuk Penipuan kok gak ada Tindakan," tanya akun @bebek7415975944.

Kampus UIPM tidak memiliki izin operasional itu disimpulkan Kemendikbudristek setelah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV melakukan penelusuran dan investigasi pada Minggu (29/9) dan Senin (30/9).

Dengan demikian, berdasarkan UU 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Permendikbudristek 23/2023, tanpa izin operasional penyelenggaraan pendidikan tinggi dari pemerintah, gelar akademik yang diperoleh dari perguruan tinggi asing tersebut tidak dapat diakui.

"Saat ini, tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tengah menindaklanjuti temuan yang ada. Kami akan bertindak tegas apabila ditemukan unsur-unsur pelanggaran," ujar Dirjen Diktiristek, Abdul Haris, dalam keterangan resminya, Jumat (4/10).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya