Berita

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu/Istimewa

Politik

Ahmad Syaikhu Siap Lanjutkan Program Era Ridwan Kamil

MINGGU, 06 OKTOBER 2024 | 03:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (ASIH), berkomitmen untuk melanjutkan program-program unggulan dari Gubernur Jabar terdahulu.

Begitu dikatakan, Cagub Jabar, Ahmad Syaikhu saat menanggapi aspirasi dari para penghafal Al Quran di DPC PKS Kecamatan Karangampel, Jalan Dadap Lama, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/10).

Selain program milik Ahmad Heryawan atau Kang Aher, pasangan ASIH juga akan melanjutkan program unggulan dari Ridwan Kamil atau Kang Emil. Salah satunya adalah Program Sadesa (Satu Desa Satu Hafiz).


Di hadapan Ahmad Syaikhu, salah seorang penghafal Al Quran bernama Syafa’ah mengaku merasakan manfaat dari Program Sadesa yang digagas Ridwan Kamil.

"Saya sebagai hafizah di Jawa Barat waktu tahun kemarin ada Program Sadesa, saya termasuk salah satu yang ikut program tersebut. Intinya kami sebagai hafizah itu merasa diperhatikan," ucap Syafa'ah, dalam keterangan tertulisnya yang diterima RMOLJabar, Sabtu (5/10).

Sebelum ada Program Sadesa tersebut, lanjut Syafa'ah, para penghafal Al Quran di Jabar ini sama sekali tidak mendapat perhatian pemerintah.

"Sebelum adanya Program Sadesa tidak ada semangat, tidak ada perhatian khusus. Mulai ada Program Sadesa ini kita sebagai hafizah ini merasa dijunjung. Alhamdulillah dengan jasanya Ridwan Kamil, kami semua merasa diistimewakan," tuturnya.

Oleh karena itu, pasangan ASIH diminta untuk melanjutkan Program Sadesa tersebut.

"Harapan kami mudah mudahan Bapak Syaikhu menang dalam pemilihan dan mudah-mudahan Program Sadesa ini dilanjutkan dan juga program program lainnya," ungkapnya.

"Mudah-mudahan Allah ridho mengangkat Pak Syaikhu menjadi Gubernur Jawa Barat dan kita semua minta diperhatikan," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan penghafal Al Quran lain, Maemunah. Dia berharap, para guru ngaji juga mendapatkan perhatian yang sama seperti penghafal Al Quran.

"Bahwasannya para hafizah ini kan ngajar ibu-ibu yang sudah sepuh, pengajian, jadi maksud kami mohon diperhatikan juga bukan sekadar Program Sadesa tapi dari yang mengajar di mushola juga mohon diperhatikan," ucap Maemunah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ahmad Syaikhu berkomitmen bahwa pasangan ASIH akan melanjutkan program-program unggulan dari gubernur terdahulu. Salah satunya Program Sadesa di era Ridwan Kamil.

"Program Sadesa satu desa satu hafiz ini program yang bagus. Ini program insyaAllah saya usahakan untuk dilanjutkan," ucap Syaikhu.

Selain memberikan fasilitas dalam proses belajar mengajar, kata Syaikhu, penting juga untuk memperhatikan kesejahteraan para penghafal Al Quran ini.

"Jangan sampai ada hafiz yang miris kalau dia sudah susah payah berjuang menghafalkan Al Qur’an justru kehidupannya sulit. Maka dari itu bisa dioptimalkan dalam proses pengajaran ini," ucapnya.

Syaikhu pun berencana untuk memodifikasi Program Sadesa tersebut. Nantinya, di setiap desa akan ditempatkan lebih banyak para penghafal Al Quran.

"Kalau bisa seluruh hafizah dikerahkan untuk mengajarkan pada anak-anak di sekitarnya untuk bisa mempercepat menghasilkan para hafiz-hafizah Qur’an," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya