Berita

Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat bertemu pekerja Mitra Produksi Sigaret (MPS) Trowulan Mojokerto PT Ittihad Rahmat Utama Mojokerto, Sabtu (5/10)/RMOLJatim

Politik

Khofifah Komitmen Terus Lindungi Industri Padat Karya

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, berkomitmen untuk terus melindungi industri padat karya.

Hal disampaikan Khofifah saat bertemu serikat pekerja Mitra Produksi Sigaret (MPS) Trowulan Mojokerto PT Ittihad Rahmat Utama, Sabtu (5/10).

Komitmen tersebut akan diwujudkan dengan membuka lapangan kerja di Jatim. Dengan pembukaan lapangan kerja yang luas, Khofifah optimistis kesejahteraan masyarakat di sekitar industri SKT akan terungkit.


Khofifah pun mengapresiasi semangat PT Ittihad Rahmat Utama untuk mempertahankan industri padat karya di Ring 1. Di mana Ring 1 Jawa Timur memiliki nilai upah minimum kabupaten/kota (UMK) tertinggi dibandingkan dengan UMK daerah lain.

"Tidak mudah mempertahankan industri padat karya di daerah Ring 1, salah satunya Kabupaten Mojokerto. Dengan UMK paling tinggi di dalamnya, pastinya MPS, SKT, dan padat karya daerah Ring 1 tidak mudah untuk bertahan," ujarnya, dikutip RMOLJatim, Sabtu (5/10).

Pada kesempatan itu, dia mengajak pekerja untuk menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim pada 27 November 2024. 

"Jangan lupa pilih nomor 2," kata Khofifah.

Sementara itu, Ketua Paguyuban MPS Sriyadi Purnomo menyebut, selama 5 tahun menjadi Gubernur Jatim, Khofifah selalu membela industri sigaret kretek tangan (SKT).

"Setiap tahun beliau selalu bersurat kepada Presiden agar cukai rokok tidak naik. Itu dilakukan untuk melindungi industri SKT, lindungi industri padat karya," ungkapnya.

Sriyadi yakin ke depan Khofifah akan terus memberi perlindungan dan dukungan untuk terus tumbuhnya industri padat karya di Jawa Timur.

Oleh karena itu, pekerja SKT di seluruh Jatim, lanjut Sriyadi, akan siap untuk terus memberikan dukungan dan doa agar Khofifah-Emil bisa menang dalam Pilgub Jatim 2024.

"Kami memilih gubernur yang full senyum. Dan Ibu Khofifah adalah tokoh nasional yang tidak pernah marah, sangat santun, dan bijak kepada siapapun dan full senyum berbagi kebahagiaan dan kesejahteraan pada seluruh masyarakat Jatim," katanya.

Hal senada disampaikan Direktur PT Ittihad Rahmat Utama, Bambang Wijanarko, yang menilai industri SKT harus terus dilindungi karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

"InsyaAllah Bu Khofifah bisa melindungi industri hasil tembakau, khususnya industri padat karya SKT. Kami berharap dan terus mendoakan Ibu Khofifah agar lancar dan menjadi gubernur kembali pada Pilgub Jatim 2024," ucapnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya