Berita

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah/Ist

Olahraga

FPPJ Bela soal Jakarta Runner Up PON Aceh-Sumut: Perjuangan Atlet Tidak Mudah

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pencapaian kontingen DKI Jakarta yang berhasil meraih posisi runner up pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara, sepatutnya dihargai.

Sebab keberhasilan tersebut ini tidak lepas dari kerja keras, dedikasi, serta semangat juang seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang telah berusaha maksimal demi membawa nama baik DKI Jakarta di ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.

"Meskipun berada di posisi runner up tetap harus diapresiasi. Mereka sudah berjuang untuk menjadi yang terbaik," kata Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah dalam keterangannya, Kamis (3/10). 


FPPJ melihat secara keseluruhan kontingen DKI Jakarta telah menunjukkan performa yang sangat baik untuk merai medali PON Aceh-Sumut.

"Warga Jakarta bangga atas pencapaian luar biasa yang ditorehkan oleh seluruh kontingen," kata Endriansah.

Dari hasil PON XXI posisi Jakarta berada di peringkat dua setelah Jawa Barat. Diketahui, Jabar menjadi juara umum dengan mengumpulkan 540 medali, di antaranya 195 emas, 163 perak, dan 182 perunggu. 

Sedangkan Jakarta meraih 479 medali dengan rincian 184 emas, 150 perak dan 145 perunggu. Di bawah Jakarta ada Jawa Timur dengan 146 emas, 136 perak dan 143 (424 medali). Lalu, tuan rumah Sumatera Utara ada di posisi keempat dan Aceh urutan keenam. 

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid menyatakan, KONI DKI membuka ruang terhadap kritik untuk membangun prestasi Jakarta ke arah yang lebih baik lagi. 

"Sekali lagi kami mohon maaf, KONI tidak alergi dengan kritik dan kami siap membuka ruang dialog dan evaluasi kepada semua pihak untuk kemajuan olahraga Jakarta," kata Hidayat.




Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya