Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Gandeng Huawei, ByteDance Berencana Bikin Model AI

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prospek industri teknologi kecerdasan buatan telah menarik minat banyak perusahaan teknologi untuk mengembangkan model AI mereka sendiri.

Terbaru, induk perusahaan TikTok, ByteDance di China dikabarkan berencana mengembangkan model AI yang dilatih dengan chip buatan perusahaan senegaranya, Huawei Technologies.

"Langkah ByteDance selanjutnya dalam perlombaan AI adalah menggunakan chip Ascend 910B milik Huawei untuk melatih model AI berbahasa besar," kata salah satu dari tiga sumber yang menolak disebutkan namanya karena rencana tersebut bersifat rahasia, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/10).


Sumber lain mengatakan ByteDance sedang merencanakan model AI baru tetapi tidak dapat mengatakan apakah akan menggunakan chip Huawei.

"ByteDance sudah menggunakan Ascend 910B terutama untuk tugas-tugas inferensi yang membutuhkan komputasi yang tidak terlalu intensif, yang melibatkan model AI terlatih yang membuat prediksi," kata tiga orang dan sumber terpisah.

Sumber tersebut bahkan mengatakan ByteDance telah memesan lebih dari 100.000 chip Ascend 910B tahun ini tetapi baru menerima kurang dari 30.000 hingga Juli, kecepatan yang terlalu lambat untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Teknologi AI ByteDance saat ini digunakan dalam model bahasa besar andalannya yang diluncurkan pada Agustus 2023 dan berganti nama menjadi chatbot Doubao, dan dalam banyak aplikasi lain termasuk alat konversi teks ke video bernama Jimeng. 

Bulan ini, perusahaan memperkenalkan dua model Doubao yang berfokus pada video untuk bersaing dengan OpenAI.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya