Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Produksi Industri Korsel Pulih di Agustus, Melebihi Ekspektasi

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produksi industri Korea Selatan pada  Agustus meningkat untuk pertama kalinya dalam tahun ini. 

Melihat data dari Statistik Korea pada hari Senin (30/09), indeks produksi industri naik 1,2 persen dari bulan sebelumnya menjadi 113,7 persen pada Agustus. 

Peningkatan itu juga dipimpin oleh produksi mobil dan chip. 


Peningkatan ini lebih cepat daripada kenaikan 2 persen yang diperkirakan dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom dan kenaikan terbesar sejak Agustus 2023.

Produksi mobil melonjak 22,7 persen, sementara semikonduktor tumbuh 6 persen.

Produksi industri meningkat tajam karena gangguan produksi di industri otomotif mereda, kata kementerian keuangan.

"Pemulihan ekonomi yang dipimpin sektor manufaktur terus berlanjut dengan ekspor yang diperkirakan tumbuh selama 12 bulan berturut-turut pada bulan September," tambah kementerian tersebut.

Secara tahunan, indeks produksi industri naik 3,8 persen, dibandingkan dengan kenaikan 5,2 persen pada bulan sebelumnya dan 1,9 persen yang diharapkan oleh para ekonom.

Data hari Senin juga menunjukkan penjualan ritel naik 1,7 persen pada bulan Agustus, membalikkan penurunan 2 persen pada bulan Juli, menandai kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 2023.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya