Berita

Foto bersama peluncuran HITO di Tokyo pada Minggu, 29 September 2024/Kemlu RI

Dunia

Indonesia Kini Punya Lembaga Sertifikasi Halal di Jepang

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Guna meningkatkan akses layanan halal bagi warga Indonesia yang tinggal dan berkunjung ke Jepang, Kedutaan Besar RI di Tokyo meluncurkan Halal International Trust Organization (HITO) atau Lembaga Sertifikasi Halal berbasis Komunitas Muslim Indonesia pertama pada Minggu (29/9).

Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas memimpin peluncuran HITO secara resmi, didampingi oleh Dubes RI untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Heri Akhmadi, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham di KBRI Tokyo.

Peluncuran ini juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sholahudin Al Ayub, secara berani.


Dubes Heri menjelaskan bahwa HITO merupakan lembaga sertifikasi halal berbasis komunitas yang berada di bawah Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII).

Dikatakan bahwa Hito akan semakin memperkuat kerjasama Indonesia dan Jepang dan mempermudah perusahaan memasuki pasar makanan halal di satu sisi dan menambah pilihan produk makanan halal untuk warga muslim, khususnya warga asal Indonesia, yang berada di Jepang.

"Hari ini, kita merayakan peluncuran HITO, lembaga sertifikasi halal berbasis komunitas Muslim Indonesia pertama di Jepang, yang dirancang khusus untuk pasar Jepang," ujarnya.

Dubes lebih lanjut menjelaskan bahwa HITO bertujuan mendampingi para pengusaha pangan lokal di Jepang untuk memiliki kebijakan halal serta menerapkan prinsip-prinsip kehalalan produk.

Pada saat ini sertifikasi halal HITO hanya diperuntukan pasar Jepang dan tidak berorientasi ekspor.

"Sertifikasi HITO dirancang khusus untuk pasar Jepang, menjembatani ketaatan beragama, dengan nilai-nilai kualitas, presisi, dan kepedulian, yang menjadi ciri khas Jepang,” tambah Dubes Heri.

Menteri Agama? RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembentukan HITO memiliki arti yang strategis.

“Sertifikasi HITO akan menjadi bagian penting dari ekosistem halal di Jepang yang dibangun oleh komunitas Muslim Indonesia di Jepang. Peluncuran HITO diharapkan juga akan dapat memperluas akses produk halal Indonesia, termasuk produk-produk UMKM ke pasar internasional yang lebih luas," kata dia.

Pada kesempatan peluncuran, telah dilakukan penyerahan sertifikat halal oleh Kepala BPJPH yang disaksikan Menteri Agama kepada 4 Lembaga Halal Luar Negeri Jepang antara lain Japan Muslim Association, Japan Halal Association, Muslim Profesional Japan Association, dan Japan Islamic Trust.

Acara peresmian juga diikuti dengan penyerahan sertifikasi halal HITO dari Duta Besar Heri Akhmadi kepada 5 Perusahaan di Jepang yang terdiri atas Nine Stars, Co. Ltd. , ruparupa Japan, Monggo Moro, Maruzen Co. Ltd., dan Ani & Ivan.

Pertemuan diakhiri dengan panel diskusi mengenai pembentukan ekosistem halal di Jepang dengan pembicara dari KMII Jepang, Japan Islamic Trust (JIT), pengusaha Ishihara Gyu dan Muslim Professional Japan ?Association.

Pasar halal Jepang terus berkembang dengan proyeksi nilai mencapai lebih dari 68 juta USD pada tahun 2024, berkembang pada tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,3 persen.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan, baik dari komunitas Muslim lokal maupun meningkatnya jumlah wisatawan Muslim yang berkunjung ke Jepang.

Saat ini terdapat sekitar 180 ribu WNI yang tinggal di Jepang dan mayoritas beragama Islam.

Komunitas yang berkembang ini, selain berkontribusi terhadap keanekaragaman budaya Jepang, juga memperkuat perlunya keberadaan lembaga sertifikasi halal yang memahami persyaratan bagi umat Muslim di Jepang.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya