Berita

Asap kebakaran di atap pabrik BioLab di Conyers, Georgia pada Minggu, 29 September 2024/Net

Dunia

1.700 Warga Georgia Ngungsi, Jauhi Asap Kebakaran Pabrik Kimia

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Asap dari kebakaran pabrik kimia BioLab di Conyers, Georgia pada hari Minggu waktu setempat (29/9) memicu peringatan bahaya.

Sedikitnya 1.700 warga yang tinggal di dekat pabrik terpaksa dievakuasi dan jalan menuju daerah pabrik Biolab telah ditutup.

Menurut Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Rockdale County Marian McDaniel, kebakaran terjadi di atap pabrik pada pukul 05.00 pagi waktu setempat. Api sempat  dipadamkan tetapi menyala kembali beberapa jam kemudian, sampai benar-benar mati pada sore harinya.


"Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 sore," ungkapnya, seperti dimuat CNN.

Kendati demikian, Mc Daniel menyebut gumpalan dari reaksi kimia masih dapat dilihat dari jarak bermil-mil dan menyebabkan masalah bagi penduduk daerah tersebut.

Penyebab kebakaran, serta bahan kimia yang terlibat, masih belum diketahui.

"Asap mungkin terlihat selama beberapa hari," tambahnya.

Sheriff Rockdale County Eric Levett mengimbau agar warga sekitar menjauh dari asap pabrik.

"Saya ingin meminta dengan sungguh-sungguh kepada Anda semua untuk menyebarkan berita agar menjauh dari daerah ini pada saat ini,” tegasnya.

Direktur Badan Manajemen Darurat, Sharon Webb menyebut jalan-jalan yang menuju area pabrik ditutup, dan penduduk antara Sigman Road dan Interstate 20 diminta untuk mengungsi sekitar 17.000 orang.

Selain itu, jalan antar negara bagian diblokir di kedua arah antara Salem Road dan Turner Hill.

Penduduk di utara Sigman diminta untuk berlindung di tempat dan menutup jendela mereka.

Wali Kota Conyers Vince Evans menghimbau penduduk yang memilih untuk tidak mengungsi untuk tetap di tempat dan tidak berkeliaran atau berkendara di sekitar kota.

Sebuah rumah sakit setempat mulai memindahkan pasien ke fasilitas lain sebagai tindakan pencegahan, dan para pejabat mendesak mereka yang mengalami keadaan darurat medis pergi ke rumah sakit di sekitar atau di daerah lain.

Para pejabat keselamatan lingkungan sedang melakukan uji kualitas udara untuk menentukan apakah ada racun dalam asap.

Pada bulan September 2020, BioLab mengalami “peristiwa dekomposisi termal” yang juga menyebabkan kebakaran yang menutup sementara Interstate 20.

Dalam laporan akhirnya tentang insiden tersebut, Badan Keamanan Kimia AS menemukan angin kencang dari Badai Laura merusak gudang lab, yang menyebabkan air hujan masuk ke dalam gedung.

Air tersebut bersentuhan dengan bahan kimia dan memicu reaksi yang menyebabkan kebakaran.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya