Berita

Foto/Ist

Politik

Perkuat Kebersamaan, Kritikus Politik Ini Ajak Puluhan Tokoh Bahas Perubahan

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 19:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bentuk ketidakpastian bernegara yang terjebak dalam kejahatan politik kotak-kotak menjadi hal yang harus dikritisi demi perubahan politik di masa mendatang. Dengan begitu, kejahatan politik yang dipraktikkan oleh penguasa saat ini tidak terjadi lagi.

Demikian disampaikan kritikus politik Faizal Assegaf yang menginisiasi kegiatan silaturahmi antar ‘tokoh dan elemen perubahan’ yang akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional di Aljazera Signature Restoran & Lounge, Menteng Jakarta.

“Kegiatan ini kita gelar 1 Oktober 2024 mendatang. Saatnya bangkit dan saling berangkulan utnuk menegakkan harahap atas keadilan di ujung lengsernya kekuasaan Muyono,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/9).


Faizal menjelaskan, hampir satu dekade, elit dan elemen rakyat terpasung dalam ketidakpastian bernegara dan terjebak dalam kejahatan politik kotak-kotak rezim Jokowi. Maka dari itu, kebersamaan dalam bentuk silaturahmi tokoh dan elemen bangsa harus diperkuat.

“Lewat kegiatan ini, saatnya  bergerak serentak dalam ajang silaturahim lintas tokoh dan elemen bangsa, memperkuat temali kebersamaan,” ujarnya.

Data yang disampaikannya, forum ini diagendakan dihadiri oleh beberapa tokoh nasional baik dari kalagan akademisi, mantan penyelenggara lembaga negara, ekonom, pakar hukum tata negara, aktivis hingga praktisi media serta pakar IT. Tokoh tersebut diantaranya, Abraham Samad, Eduardus Lemanto, Muhammad Said Didu, Prof Anthony Budiman, Refly Harun dan lainnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya