Berita

Pranata Humas Ahli Madya Bakamla, Kolonel Gugun S. Rachman di Gedung Bakamla, Minggu (29/9)/RMOL

Nusantara

Bakamla Akui Ada Ledakan Sebelum Kebakaran

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebakaran yang terjadi di Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI diduga berawal dari lantai 6, yang digunakan oleh Komnas Perempuan dan sedang mengalami renovasi.

Pranata Humas Ahli Madya Bakamla, Kolonel Gugun S. Rachman, mengonfirmasi bahwa ada suara ledakan kecil sebelum kebakaran terjadi.

"Seperti ada ledakan suara, seperti ada ledakan kecil, ada yang meledak, tetapi Bakamla sendiri tidak memiliki amunisi berat," kata Gugun di lokasi, Minggu (29/9).


Meskipun ada suara ledakan, Gugun menegaskan bahwa senjata yang dimiliki Bakamla hanya digunakan untuk operasi responsif, disimpan dengan aman di gudang senjata yang selalu dijaga.

"Ada juga disini kita memiliki senjata tapi itu senjata untuk spesial responsif. Itu pun hanya beberapa tidak banyak dan itu ada di penjagaan depan yaitu di gudang senjata yang selalu dijaga setiap harinya," jelasnya.

Bakamla sendiri menempati lantai 1, 2, 4, dan 5 gedung tersebut, sementara lantai 3 digunakan oleh Yayasan Bung Karno. Sumber kebakaran dan penyebab pasti masih terus diselidiki.

"Bakamla menginventarisir yaitu pertama kita pengamanan personel, kedua pengamanan dokumen, ketiga pengamanan material. Alhamdulillah ketika api dari titik api masih kecil atau dari awal titik awal itu ada, kita yang jaga langsung bergerak," ungkap Gugun.

Saat ini, seluruh personel jaga yang bertugas pada hari kejadian telah dimintai keterangan oleh pihak Polres Jakarta Pusat untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sumber kebakaran dan penyebab pasti masih terus diselidiki.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya