Berita

Arsjad Rasjid, dan Anindya Bakrie saat bertemu Bahlil Lahadalia/IG: melangkahdaritimur.id

Bisnis

Dualisme Kadin Berakhir, Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid Sepakat Damai

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 08:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kisruh dualisme yang terjadi dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) berakhir. 

Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid, dua sosok yang memperebutkan kursi Ketua Kadin Indonesia telah menandatangani perjanjian damai, setelah dipertemukan oleh Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Pertemuan ini terungkap dalam unggahan akun Instagram @melangkahdaritimur.id. 


Salah satu pihak yang ikut hadir dalam pertemuan, Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira, mengonfirmasi adanya perjanjian damai.

"Intinya, sudah ada kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak dan ada beberapa saksi yang juga hadir, salah satunya Pak Menteri Bahlil," kata Anggawira, dikutip Sabtu (28/9).

Ia pun menegaskan dualisme di internal Kadin Indonesia kini telah berakhir dan siap untuk mendukung pemerintahan selanjutnya.

"Inti kesepakatan itu tidak ada lagi dualisme daripada Kadin Indonesia. Semua bersatu untuk mendukung (dan) men-support pemerintahan Prabowo-Gibran (Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka)," tambahnya.

Meski demikian, sekjen HIPMI itu tak memberi bocoran siapa yang sah memimpin Kadin selanjutnya, apakah Anindya atau masih tetap Arsjad. Ia hanya menegaskan masalah teknis bakal dibahas lebih lanjut oleh kedua kubu tersebut.

"Nanti antara kedua belah pihak (kubu Anindya dan kubu Arsjad) tentunya akan membicarakan langkah-langkah secara teknis, follow up lanjutannya," pungkasnya.

Dalam video yang diunggah pada Jumat malam itu Bahlil menegaskan bahwa Arsjad dan Anindya adalah sahabat. Namun, ada tukang goreng-goreng di tengah kisruh dualisme Kadin. Bahlil lalu menegaskan keduanya kini sudah insaf.

"Dua-duanya sudah insaf untuk menjalankan organisasi (Kadin) yang baik dan mereka berdua sudah paten. Sudah kami ketemu dan sudah saling memaafkan. Kami pikir Kadin ke depan harus menjadi lebih baik dan kami semua akan menjaganya," katanya.

"Saya yakinlah mereka berdua ini dewasa untuk kebaikan Kadin, rakyat, bangsa, dan negara. Kadin satu, enggak boleh dua. Setuju gak? (Anin dan Arsjad membalas setuju). Kadin satu!" tegas Bahlil.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya