Berita

Anggota DPR RI periode 2019-2024, Rieke Diah Pitaloka/Repro

Politik

Rieke Diah Pitaloka Plong Parlemen Tolak Ekspor Pasir Laut

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 05:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di ujung masa jabatannya selaku Anggota DPR RI periode 2019-2024, Rieke Diah Pitaloka mengaku plong karena sebagian politikus Senayan secara tegas menolak kebijakan pemerintah yang kembali mengizinkan ekspor pasir laut. 

"Semangat Indonesia. Tolak ekspor pasir laut," kata Rieke melalui potongan video yang diunggah di akun X @riekediahp.

Dalam video tersebut tampak Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid alias Gus Jazil turut menyatakan mendukung penolakan ekspor pasir laut.


"Partai Pak Prabowo sebenarnya minta tolak (ekspor pasir laut). Ini memperlihatksn beda partai beda pilihan politik saat pemilu bujan berarti untuk isu-isu penting amanat konstitusi (ikut berbeda)," kata kader PDIP ini dikutip Sabtu (28/9). 

Rieke mengaku bahagia di ujung jabatan sebagai anggota DPR periode 2019-2024 ini, ternyata seluruf fraksi bisa tetap satu perjuangan meski berbeda pilihan pilpres.

Dalam video yang sama, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa Indonesia akan menghadapi beban dan masalah ekologi laut yang cukup serius apabila kebijakan ekspor pasir laut terus dilanjutkan.








Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya