Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan/Foto; Kemendag

Bisnis

Mendag Ungkap Uni Eropa Terlalu Banyak Permintaan, IEU-CEPA Terancam Gagal

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negosiasi perjanjian kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA) masih alot.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan salah satu alasan negosiasi perjanjian tersebut berjalan tidak sesuai target adalah karena pihak Eropa terus menambah permintaan.

Ia sendiri mengaku geram dengan berlarutnya perjanjian ini. Padahal, Indonesia telah banyak memenuhi permintaan negara-negara Eropa yang tergabung dalam IEU CEPA tersebut


"Kita sudah banyak memenuhi permintaan, kalau nambah lagi-nambah lagi, ya tentu repot ya. Kita ingin ini IEU-CEPA selesai. Tapi kan tergantung sananya juga kan," kata Menteri yang akrab disapa Zulhas, di Cikarang, dikutip Jumat (27/9). 

Perundingan IEU-CEPA yang terus alot bertahun-tahun, telah mencapai putaran ke-19. Kesepakatan tersebut ditargetkan akan selesai pada September tahun ini. Namun, setelah hampir satu dekade, nampaknya harapan tersebut tidak akan tercapai karena konsep perjanjian tersebut tak kunjung menemui titik sepakat. 

Zulhas menegaskan bahwa Indonesia ingin segera menyelesaikan IEU-CEPA. Namun demikian, hal ini baru bisa terjadi jika kesepakatan antara dua pihak telah tercapai.

Pihak Indonesia telah memaparkan kepada Uni Eropa bahwa kemungkinan besar perundingan IEU-CEPA tidak bisa diselesaikan pada masa pemerintahan Joko Widodo karena adanya kendala-kendala tersebut.

Zulha menampik isu yang menyebutkan bahwa Indonesia memberikan ultimatum kepada Uni Eropa terkait penambahan kebijakan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya