Berita

Presiden Joko Widodo bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono di Komplek Pergudangan Bulog Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (26/9)/Ist

Politik

Kunjungi Gudang Bulog Tanah Grogot, Jokowi Salurkan Bantuan Pangan Beras

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 17:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo turun langsung meninjau penyaluran program Bantuan Pangan (Banpang) beras pemerintah melalui Perum Bulog.

Presiden Jokowi bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono juga melakukan peninjauan stok beras di Komplek Pergudangan Bulog Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (26/9).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi menyerahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Tahap 3 alokasi Oktober kepada 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir dari total 592 KPM di Kelurahan Tanah Grogot.


"Ibu-ibu sudah menerima beras 10 kilogram ya untuk alokasi Oktober, nanti setelah itu masuk penyaluran alokasi Desember," ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menerima masukan warga agar penyaluran bantuan pangan ini dilanjutkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Nanti kalau ketemu Presiden terpilih Bapak Prabowo, disampaikan. Karena saya nanti tanggal 20 Oktober itu sudah purna tugas, sudah pensiun," kata Jokowi menjawab harapan warga.

Sementara Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menyampaikan, saat ini perusahaan sedang dan akan melakukan pengadaan dalam negeri sebanyak 600.000 ton.

"Mudah-mudahan minta doanya untuk penyanggah seluruh Indonesia bisa kita peroleh dengan harga yang sesuai dengan kebutuhan, termasuk Beras PSO dan Komersial," katanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya