Berita

Paramount Global/Net

Bisnis

Paramount Global Kembali PHK Ribuan Karyawan

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paramount Global  melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15 persen stafnya di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (24/9). Langkah yang telah diumumkan sebelumnya ini akan berdampak pada sekitar 2.000 karyawan.

Langkah ini merupakan putaran kedua PHK. 

Dikutip dari CNN, PHK ini merupakan bagian dari upaya Paramount untuk memangkas biaya tahunan sebesar 500 juta Dolar AS atau Rp7,96 triliun di seluruh perusahaan menjelang merger dengan Skydance milik David Ellison.


"Seperti seluruh industri media, kami berupaya untuk mempercepat profitabilitas streaming sambil pada saat yang sama menyesuaikan diri dengan lanskap yang terus berkembang dalam bisnis tradisional kami," tulis perusahaan.

Ketika Paramount melaporkan laba kuartal kedua pada Agustus, salah satu pimpinan eksekutif Paramount Chris McCarthy mengatakan perusahaan media tersebut memangkas tenaga kerjanya di AS, terutama menargetkan karyawan di departemen pemasaran, komunikasi, keuangan, hukum, dan teknologi.

Perusahaan media dan hiburan multinasional ini  juga melakukan penutupan Paramount Television Studios, salah satu divisi produksi perusahaan tersebut. Acara yang ditayangkan di unit tersebut meliputi Tom Clancy.s Jack Ryan, Reacher, dan The Spiderwick Chronicles.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya