Berita

Juru Bicara Taliban, Hamdullah Fitrat/Net

Dunia

Taliban Kepengen Masuk BRICS

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penguasa Afghanistan yakni Taliban tertarik untuk bergabung dengan forum ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan). 

Keinginan itu diutarakan oleh Wakil Juru Bicara Taliban, Hamdullah Fitrat dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/9), menjelang KTT BRICS yang digelar di Kazan, Rusia pada 22-24 Oktober mendatang. 

Menurut Fitrat, menjadi anggota BRICS akan semakin memperkuat hubungan kerja sama dengan negara ekonomi besar terkemuka, khususnya Rusia, India, dan Tiongkok. 


“Saat ini, kami memiliki hubungan ekonomi dan pertukaran komersial yang baik dengan mereka.  Kami ingin memperluas hubungan kami dan berpartisipasi dalam forum ekonomi BRICS,” ujarnya, seperti dimuat AFP.

Pemerintahan Taliban belum diakui secara resmi oleh negara mana pun, tetapi mereka memiliki hubungan yang erat dengan negara-negara pendiri BRICS, termasuk Tiongkok dan Rusia.

BRICS yang baru-baru ini memasukkan Iran, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Ethiopia sebagai anggota baru, belum bereaksi secara terbuka terhadap keinginan Taliban.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengatakan sejauh ini belum menerima undangan dari Rusia untuk hadir ke acara tersebut.

Baik Moskow maupun Beijing telah menyatakan kesiapan mereka untuk berinvestasi dalam proyek-proyek komersial di Afghanistan dan bekerja sama dengan otoritas Taliban dalam perjuangannya melawan ISIS Khorasan, cabang kelompok ISIS di Afghanistan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya