Berita

Hendri Satrio/Ist

Politik

Paslon Cakada Butuh Relawan untuk Amankan Kemenangan

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Relawan memiliki peran yang tak kalah penting dari partai politik atau tim sukses dalam memenangkan pasangan calon kepala daerah (Cakada) di kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat, relawan dibutuhkan untuk masuk ke kelompok yang sulit dimasuki oleh kader-kader partai politik.

"Relawan itu kekuatannya jaringan dan akar rumput, fungsinya memang untuk menembus jaringan-jaringan yang tidak bisa ditembus partai politik seperti jaringan pendidikan atau organisasi masyarakat," kata Hensat lewat keterangan tertulisnya, Rabu (25/9).


Hensat tak memungkiri jika partai politik memang berperan dalam memberikan kendaraan bagi paslon untuk maju dalam kontestasi pemilu.

Namun founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu menggarisbawahi, relawan juga penting untuk mengumpulkan dukungan sehingga paslon tersebut bisa maju dalam Pemilu.

"Jadi kalau sampai ada pasangan calon isinya hanya tim sukses, enggak ada relawannya, ya enggak akan bisa menyebarkan jaringannya ke mana-mana," jelas Hensat.

Hensat menyarankan Cakada menyatukan kekuatan relawan dan kekuatan parpol jika ingin menang dalam kontestasi pemilihan umum. Sebab, parpol dan relawan akan berjalan sendiri-sendiri jika Cakada gagal menyatukan kekuatan keduanya.

"Biasanya juga, kalau paslon itu punya kans juara, relawannya makin banyak, di sini bisa terlihat pentingnya kedua peran tersebut," demikian Hensat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya