Berita

Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Ist

Politik

Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo Jangan Diganggu

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 16:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertumbuhan ekonomi di level 5 persen dinilai cukup positif lantaran dipertahankan di tengah tekanan eksternal dan disrupsi rantai pasokan global.

Direktur Sekolah Kajian Stratejik Global Universitas Indonesia, Athor Subroto mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari fondasi ekonomi yang dibangun melalui kebijakan hilirisasi.

Kebijakan ini menciptakan efek ganda secara signifikan, memperkuat sektor produksi dalam negeri, dan meningkatkan daya saing global.


"Jika kebijakan hilirisasi ini terus dilanjutkan oleh pemerintahan mendatang, potensi pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen bukan hal yang mustahil," kata Athor kepada wartawan, Rabu (25/9).

Yang tak kalah penting, optimisme tersebut perlu dibarengi dengan transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo Subianto. Pesan Jokowi kepada jajarannya untuk mendukung pemerintahan 2024-2029 akan memberi sinyal positif bagi stabilitas pasar dan keyakinan dunia usaha.

"Transisi yang halus sangat diperlukan agar program-program strategis yang sudah berjalan bisa langsung diteruskan tanpa ada gangguan," tambah Athor.

Sementara itu, pengamat politik dan ekonomi Universitas Bung Karno, Faisyal Chaniago menyoroti strategi harmonisasi politik Presiden Jokowi dengan merangkul semua pihak. Hal ini dinilai perlu dilanjutkan Prabowo-Gibran demi menjaga stabilitas nasional. 

"Pendekatan harmonisasi politik Jokowi yang merangkul semua komponen sangat efektif dalam menciptakan stabilitas politik, dan itu penting untuk dipertahankan oleh Prabowo," tambah Faisyal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya