Berita

Pertemuan Prabowo Subianto bersama para senator di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta pada Selasa malam (24/9)/Ist

Politik

Bahas Situasi Bangsa, Bakal Calon Pimpinan DPD Temui Prabowo

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 11:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima kedatangan para senator yang dipimpin Wakil ketua DPD yang juga bakal calon ketua DPD Sultan B Najamuddin di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta pada Selasa malam (24/9).

Pertemuan yang semula diagendakan hanya 30 menit itu, membahas berbagai persoalan kebangsaan. Terutama isu geopolitik, ekonomi hingga pembangunan daerah. 

"Alhamdulillah beliau (Prabowo) sangat excited saat menerima kunjungan kami, untuk mendiskusikan banyak persoalan kebangsaan dan bagaimana Indonesia memainkan perannya dalam menyikapi situasi global saat ini", ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Rabu (25/9).


Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama 2 jam itu, Sultan yang didampingi oleh ketiga bakal calon wakilnya, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Yorrys Raweyai dan Tamsil Linrung juga membahas terkait masa depan lembaga DPD.

Sultan tidak menampik bahwa dia bersama ketiga calon wakilnya berkunjung ke kediaman calon Presiden RI ke-8 itu sebagai bakal calon pimpinan DPD.

"Pertemuan seperti ini merupakan tradisi kebangsaan yang biasa terjadi dalam budaya demokrasi Indonesia. Silaturahim politik sangat penting bagi persatuan, gotong royong dan proses konsolidasi demokrasi," tegas Senator asal Bengkulu itu.

Meski demikian, Sultan mengaku bahwa pihaknya mendapatkan arahan khusus dari mantan Komandan Kopassus itu untuk memimpin lembaga DPD secara efektif.

"Beliau ingin DPD harus siap berkolaborasi dengan semua elemen bangsa, namun harus tetap menjunjung tinggi prinsip check and balance," ungkap Sultan.

"Beliau ingin Indonesia semakin maju dan mandiri secara ekonomi, dengan suasana demokrasi yang semakin terkonsolidasi. Oleh karena itu, beliau sangat mengharapkan agar pimpinan DPD RI ke depan dapat berkolaborasi dan berkontribusi lebih kepada daerah dan bangsa," tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya