Berita

Kantor KPU Kabupaten Bekasi/Istimewa

Politik

Tak Akui Partai Koalisi Ade Kuswara-Asep Surya, Begini Penjelasan KPU Kabupaten Bekasi

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi tidak mengakui tiga partai yang menjadi pengusul pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido menjelaskan, 3 partai yang tak diakui untuk mengusulkan pasangan tersebut yaitu Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda.

"Ada proses pertama pendaftaran di tanggal 27, 28, dan 29 Agustus untuk menyetorkan syarat dukungan pengusul dari parpol masing-masing, kalau dia tidak tercatat di dalam koalisi partai untuk mengusulkan pasangan jadi dia tidak ditampilkan di laman Silon-nya. Sehingga ketiga partai tersebut dianggap tidak menentukan sikap ke mana-mana secara administrasi," jelas Ali, dikutip RMOLJabar, Selasa (24/9).


Meski begitu, Ali mempersilakan partai yang tidak tercatat secara administrasi untuk menentukan sikap kepartaiannya mendukung pasangan calon yang ada. 

"De facto-nya mereka bisa saja membantu di luar dari yang sudah ditetapkan dalam Silon proses pendaftaran kemarin," imbuhnya.

Tak hanya Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda, PKN juga tidak tercatat sebagai partai pengusul pasangan calon di KPU Kabupaten Bekasi. Sebab, berkas B1KWK sebagai syarat dukungan partai tersebut ke pasangan calon tertentu tidak teregistrasi.

"Dalam berita acara tidak tersirat untuk kami jadikan acuan penulisan partai pengusul tersebut, karena tidak melakukan dukungan berbentuk B1KWK. Sampai hari-H proses pendaftaran, partai tersebut keberadaannya tidak tercatat sebagai pengusul Paslon 1, 2, dan 3," ungkapnya.

Dengan begitu, selama tahapan Pilkada berlangsung maka partai-partai yang tidak terdaftar di Silon KPU, tidak diakui keberadaannya untuk mendukung pasangan calon tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Perindo Kabupaten Bekasi, Budiono, mengakui pihaknya terlambat untuk mendaftarkan diri sebagai pengusul ke KPU melalui aplikasi Silon. Saat itu, rekomendasi dari partainya baru ia terima dari DPP satu hari jelang pendaftaran. 

"Masukin berkasnya telat, B1KWK-nya ada, rekomnya sore, besoknya pendaftaran telat dimasukin sih, sudah kita coba perbaiki tapi enggak tahu juga nongol enggaknya gimana di KPU RI, di Silon," bebernya.

Budiono juga mengaku pasrah dengan kondisi yang ada. Namun, partainya akan tetap berupaya memenangkan pasangan Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja meski tak teregistrasi di KPU Kabupaten Bekasi.

"Ya mau gimana ya itulah kondisinya, tapi DPP sudah memberikan B1KWK ke pasangan Ade," tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya