Berita

Ketua Kompartemen Kajian Stratejik Persaudaraan Tani Nelayan Indonesia (Petani), Noor Azhari/Ist

Nusantara

Peringatan HTN 2024

Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Perlu Jadi Prioritas

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 21:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) menjadi momen refleksi bagi berbagai pihak yang peduli pada sektor pertanian. 

Ketua Kompartemen Kajian Stratejik Persaudaraan Tani Nelayan Indonesia (Petani), Noor Azhari, menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pertanian, sekaligus mengajak generasi muda untuk mulai melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan.

Dalam evaluasinya, Noor Azhari menyoroti sejumlah masalah yang masih dihadapi petani di Indonesia, termasuk harga komoditas yang tidak stabil, akses lahan yang terbatas, serta minimnya dukungan teknologi. 


"Petani masih menghadapi banyak tantangan. Hari Tani harus dijadikan momen untuk pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya melakukan evaluasi mendalam. Kesejahteraan petani perlu menjadi prioritas utama," tegas Azhari dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (24/9). 

Namun di balik evaluasi itu, Azhari juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. 

Menurutnya, transformasi digital dan perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi pertanian modern yang lebih efisien dan menguntungkan. 

"Pertanian hari ini bukan seperti dulu. Dengan pemanfaatan teknologi, kita bisa meningkatkan produktivitas dan keuntungan. Saya mengajak generasi muda untuk melihat pertanian sebagai profesi masa depan yang menjanjikan," ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya program-program pemerintah yang mendukung kaum muda untuk terjun ke dunia pertanian. 

"Pemerintah harus lebih gencar memperkenalkan inovasi pertanian kepada generasi muda melalui pelatihan, bantuan modal, dan akses teknologi. Program magang, inkubator bisnis, hingga pelatihan wirausaha di sektor agrikultur harus diperbanyak agar anak-anak muda melihat potensi besar dalam bidang ini," tambahnya.

Noor Azhari berharap, melalui upaya-upaya ini, akan muncul gelombang petani muda yang kreatif, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif dalam sektor pangan.

"Ketahanan pangan di masa depan ada di tangan generasi muda. Mereka harus diberi ruang dan kesempatan untuk mengembangkan sektor pertanian, agar tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global," tutup Azhari.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya