Berita

Koordinator Poros Dewan Kajian Jakarta (DKJ), Hasan Assegaf/Ist

Hukum

Poros DKJ Minta Heru Datangi KPK dan Polda Metro Jaya

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 11:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Mero Jaya tengah mengungkap kasus dugaan korupsi lingkungan BUMD. 

Menanggapi hal ini, Koordinator Poros Dewan Kajian Jakarta (DKJ), Hasan Assegaf mengatakan, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono harus mendatangi KPK dan Polda Metro Jaya dengan membawa dokumen hasil temuan BPK tahun 2023 dan dokumen lainnya jika ada hasil temuan yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi.

Pasalnya, KPK saat ini sedang mendalami dugaan korupsi terkait dana penyertaan modal daerah (PMD) Pemprov DKI Jakarta ke PT Perumda Pembangunan Sarana, sebagai pengembangan kasus korupsi pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara, dengan kerugian Rp152,5 miliar.


"Sejumlah pejabat struktural perusahan tersebut telah diperiksa KPK, termasuk sekretaris BP BUMD DKI Jakarta," kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (24/9).

Polda Metro Jaya juga sedang mengusut dugaan korupsi kasus mark up anggaran pembayaran pajak tanah di PT Jakarta Propertindo alias Jakpro, tepatnya di Jalan Senopati 72, RT 009 RW 003, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

"Pajak yang seharusnya dibayarkan hanya sebesar Rp4 miliar, namun dibayar hingga Rp18 miliar dengan kas PT Jakpro. Bagaimana perkembangan kasusnya?" tanya Hasan.

Hasan mengatakan, Jakpro merupakan BUMD DKI Jakarta yang paling banyak memiliki anak perusahan dan mendapat PMD triliun rupiah.

Namun sayangnya Jakpro tidak menyetor dividen kepada Pemprov DKI dengan alas an bisnisnya merugi terus hingga Rp1 triliun.

"Pengawasan internal Japro sangat lemah, akibatnya dugaan praktik korupsi dan penyimpangan terus terjadi," kata Hasan.

Hasan menambahkan, Kehadiran Heru Budi Hartono serta Kepala BP BUMD DKI Nasruddin Djoko Surjono di KPK dan Polda Metro untuk mendorong penegak hukum mengusut tuntas kasus-kasus yang sedang ditanganinya terkait Pemprov DKI.

"Juga harus diaudit secara menyeluruh proyek-proyek yang dikerjakan PT Jakpro, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN," kata Hasan. 

"Ini mesti dilakukan Heru di akhir masa jabatannya untuk menunjukan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan BUMD DKI," sambungnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya