Berita

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Muhammad Farhan dan Erwin/Istimewa

Politik

Pilkada Kota Bandung 2024

Farhan-Erwin Senang Dapat Nomor Urut 3

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 04:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Muhammad Farhan dan Erwin, mengaku senang mendapatkan nomor urut 3 sebagai peserta Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2024.

Pengundian nomor urut pasangan calon dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Senin malam (23/9).

Farhan menyebut, nomor urut 3 memiliki makna mendalam dalam falsafah kehidupan Masyarakat Sunda, Tri Tangtu. 


Falsafah Tri Tangtu merupakan pandangan hidup yang mengatur tingkah pola kehidupan masyarakat dalam hubungan sosial, politik, ekonomi, religi, bahkan seluruh aspek kehidupan. 

“Tri Tangtu adalah sistem pemerintahan tradisional di Tatar Sunda yang terdiri dari Rama dan Resi yaitu hormat, memuliakan dan menjaga orang tua dan guru serta Ratu, yaitu amanah, menjalankan fungsi pemerintahan yang merawat Bandung beserta isinya," ungkap Farhan, dikutip RMOLJabar, Senin (23/9).

Atas dasar itu, Farhan bersyukur karena mendapatkan nomor urut istimewa yang melambangkan kearifan dan filosofi yang dalam.

"Saat menyusun program Bandung Utama, kami melalui tiga tahapan proses, yaitu memperhatikan apa yang sudah dilakukan pemimpin Bandung di masa lalu, kemudian kami melihat situasi Bandung saat ini dan berusaha memproyeksikan apa yang harus kami siapkan untuk Bandung di masa depan. Tiga proses yang menurut kami sangat penting,” paparnya.

Senada, Erwin menyampaikan, angka 3 melambangkan kelengkapan dan kebaikan. Ia mengambil contoh saat berwudhu, masing-masing bagian tubuh harus dibasuh sebanyak tiga kali.

"Itu sebabnya saat berwudhu kita menyempurnakannya dengan melakukan basuhan sebanyak tiga kali. Semoga angka tiga ini kami, pasangan Farhan-Erwin, dapat menjadikan Kota Bandung yang lengkap kebaikannya dan keutamaannya,” ujar Erwin.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya