Berita

Pakar kecantikan dr. Ayu Widyaningrum

Kesehatan

Terus Lakukan Riset, Pakar Kecantikan Ini Kembali Raih Tiga Penghargaan

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakar kecantikan dr. Ayu Widyaningrum, kembali mencatatkan prestasi gemilang di tahun 2024. 

Setelah sebelumnya meraih penghargaan di IMM Asia Awards 2023 di Singapura untuk kategori The Most Inspiring Doctor and Beauty Expert, dokter kecantikan asal Banjarmasin yang memiliki gelar Master of AAMS dan Master of IBAMS, ini berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi di bidang kecantikan.  

Penghargaan tersebut adalah The Winner Beauty Clinic, Best Inspiring & Creativity Women Award 2024, dan Excellence Clinic Awards Customer Choice 2024


Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan inovasinya di bidang estetika kulit. 

“Alhamdulillah saya baru saya mendapatkan 3 tiga penghargaan sekaligus di bulan ini. Penghargaan ini bagi saya memberikan apresiasi sendiri bahwa saya harus mengembangkan teknologi demi kesehatan dan bagaimana saya untuk menekan komplikasi yang terjadi hingga harapannya pasien mempunyai wajah yang proposional, cantik, anti agingnya tercapai,” ujar Ayu. 

Penghargaan ini akan menjadi pendorong untuk terus berkarya lebih baik di tahun-tahun mendatang serta menghasilkan terobosan-terobosan baru dalam dunia anti aging dan kecantikan.

“Dengan meraih penghargaan ini termotivasi untuk  belajar dan belajar menggali ilmu pengetahuan kecantikannya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak dan bangsa Indonesia,” tutur dr Ayu yang sudah mempunyai hampir 150 penghargaan ini.  

Teknologi Stem Cell Teraphy saat ini memang semakin berkembang. Banyak orang yang sudah terbantu kesehatannya dengan menggunakan teknologi ini. Di klinik kecantikannya, Ayu sendiri sudah mengaplikan teknologi Stem Cell ini. 

Saat ini dr Ayu sedang melakukan beberapa riset dan menghadiri pertemuan-pertemuan ilmiah di luar negeri yang berkaitan dengan Stem Cell Therapy dan Autologus Therapy.  

“Sekarang yang sedang saya kembangkan adalah The Executive Stem Cell Therapy  yaitu perawatan yang berasal dari tubuh pasien, yang berasal dari darah dimana rejimennya saya ambil dari Jerman," ungkap Ayu.

Fungsi rejimen itu adalah untuk memisahkan antara grow factor protein dan stem cell yang nantinya akan diboosterkan ke kulit pasien. 

"Tujuannya adalah untuk membuat kulit pasien tampak glowing, kencang awet muda, fat berkurang signifikan dan bebas dari kerutan sehingga terciptalah anti aging yang maksimal,” papar Ayu.

Ada tiga perawatan yang menjadi favorit dari pasien-pasien yang hadir ke kliniknya. The Executif Stem Cell, Fat Filler Transfer dan Luxery Booster Whitening. 

“Fat filler transfer, filer saya buat dari tubuh pasien sendiri, dimana lemak itu saya ambil dari perut pasien yang menggunakan teknologi khusus tidak menggunakan mesin dan diletakkan pada tabung khusus yang saya ambil dari Taiwan," ujar Ayu. 

Lemak ini menggantikan fungsi filler sehingga resiko dari necrosis, granuloma yang disebabkan oleh filler simulator kolagen bisa ditekan dan digantikan. Tindakan ini lebih aman buat  pasien karena berasal dari tubuh pasien sendiri.

"Luxery Booster Whitening saya ciptakan untuk membuat tubuh lebih cepat glowing. Luxery Booster  ini aman buat penderita diabetes, past radio cancer,” jelas Ayu.

Selain tiga perawatan tersebut, ada beberapa perawatan yang diklaim oleh Ayu tidak ada di klinik lainnya, yaitu Embryonic Cell Therapy, Stemcell Theraphy Germany, Redwine Glowing, Royal Glow/Royal Cell Glowing, Bio Filler, dan Biocell Booster.

Melihat banyaknya pasien yang dating dari luar kota, terutama dari Surabaya, Jawa Timur.  Ke depannya ia berencana untuk melakukan pembukaan cabang di Surabaya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya