Berita

Tangkapan layar video klarifikasi Tim Dayung Sumsel terkait foto atlet naik pickup yang viral di media sosial/Repro

Nusantara

Penjelasan Tim Dayung Sumsel soal Naik Pickup Usai Tanding di PON

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 06:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepulangan Tim Dayung Sumatera Selatan usai bertanding dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024 tengah jadi perbincangan publik. Pasalnya, foto tim pulang dengan menggunakan pickup viral di media sosial.

Dalam foto yang beredar luas, terlihat para atlet menumpang pickup setelah mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Kamis (19/9). 

Foto ini kontan memicu berbagai reaksi dari masyarakat, yang menilai seolah-olah pemerintah daerah tidak menyediakan transportasi layak bagi para atlet yang telah berjuang dan berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu itu.


Menanggapi hal tersebut, tim dayung Sumsel pun memberikan klarifikasi melalui sebuah video yang diunggah akun @sumselcom, pada Jumat malam (20/9). Mereka menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan terkait penggunaan pickup. 

Di mana penggunaan kendaraan tersebut memang disengaja untuk membawa peralatan dayung yang berukuran besar. 

“Kami memang sengaja meminta mobil pickup untuk membawa peralatan dayung. Panjang dayung mencapai empat meter, sehingga tidak memungkinkan menggunakan mobil biasa,” terang sang pelatih dalam video klarifikasi yang dikutip RMOLSumsel, Jumat (20/9).

Namun, kontroversi muncul ketika para atlet juga terlihat ikut menumpang di pickup tersebut. Pelatih menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk menjaga peralatan dayung yang terbuat dari bahan karbon, agar tidak rusak atau patah selama perjalanan. 

“Atlet ikut naik pickup untuk memastikan peralatan tetap aman. Karena kalau sampai jatuh, alat dayung yang rentan rusak bisa patah,” tambahnya.

Meskipun demikian, klarifikasi ini menimbulkan kecurigaan di kalangan publik. Beberapa pihak menduga bahwa pernyataan ini dibuat karena adanya tekanan dari otoritas terkait. Mengingat ramainya reaksi publik yang mengkritik minimnya perhatian pemda terhadap para atlet berprestasi. 

Pelatih sendiri menegaskan tidak ada niatan buruk terkait foto tersebut dan mencurigai bahwa penyebarannya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menimbulkan kegaduhan. 

"Kami meminta maaf atas kejadian ini, terutama kepada Dispora Sumsel, KONI Sumsel, dan Pj Gubernur Sumsel. Kami berharap yang menyebarkan berita ini juga meminta maaf kepada kami," tutupnya.

Peristiwa ini mencuat setelah Tim Dayung Sumsel meraih prestasi gemilang di PON XXI Aceh-Sumut, membawa pulang 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Medali emas diraih melalui Putri Agni dan Raidah Nur Syafitri di nomor Coxless Pairs (W4X); serta Miftahul Putri Aulia, Raidah Nur Syafitri, Meri Anggraini, dan Puteri Agni Anugerah di nomor Coxless Fours (W4-).

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya