Berita

Tangkapan layar Arief Poyuono/RMOL

Politik

Jokowi Tinggalkan Sampah Ekonomi Buat Prabowo

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 04:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) meninggalkan warisan sampah ekonomi kepada pemerintahan Prabowo Subianto mendatang.

Hal itu disampaikan aktivis senior Arief Poyuono yang geram dengan kondisi perekonomian di 10 tahun pemerintahan Jokowi.   

“Jokowi ini menghasilkan sampah-sampah ekonomi bagi Prabowo Subianto dalam pemerintahan nanti,” kata Arief dikutip RMOL dalam akun Tiktok pribadinya, Jumat (20/9).


Lanjut Arief, sampah-sampah ekonomi itu yang pertama ialah utang yang menumpuk.

“Ya kalau nggak salah itu hampir Rp8 ribu triliun, yang kedua nilai tukar rupiah terhadap USD jeblok hingga mencapai Rp16.500. Yang ketiga infrastruktur pembangunan yang berantakan, itukan sampah,” jelasnya.

Dengan kondisi demikian, Arief menilai bahwa pemerintahan Prabowo mendatang menanggung beban berat.

“Bagaimana Pak Prabowo menjadi presiden dengan starting, dimulai dengan kurs rupiah melemah. Padahal nilai dolar itu ada hubungannya dengan perut rakyat,” tegasnya.

Masih kata dia, jika seluruh komoditas pokok diperoleh dari impor dengan kondisi rupiah lemah, maka bisa dipastikan kehidupan rakyat makin sulit.

“Kalau semua impor, dolar naik itu mempengaruhi harga pada naik. Itu kan mempengaruhi perut rakyat. kalau kecengklak dolar naik sampai Rp20 ribu apa nggak keteteran. Itu baru sebagian yang bisa saya terangkan,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya