Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep/RMOL

Hukum

KPK Bilang Kasus Kaesang Beda dengan Mario Dandy

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep berbeda dengan yang dialami Mario Dandy yang merupakan anak dari mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo yang terjerat perkara hukum di KPK.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, terdapat perbedaan persoalan hukum yang dialami Kaesang dengan Mario Dandy.

"Kalau Mario Dandy, ini dia masih sekolah waktu itu, dan masih dalam tanggungan orang tua. Jadi segala sesuatu yang ada padanya, pada anak itu, ya pasti itu hubungannya dengan orang tuanya," kata Asep kepada wartawan, Kamis (19/9).


Sementara Kaesang yang juga merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kata Asep, sudah berkeluarga dan sudah memiliki penghasilan sendiri dan pisah Kartu Keluarga.

"Ya jadi ada perbedaan, karena kalau Mario Dandy itu memang benar-benar anak yang masih ada dalam pengampuan orang tuanya gitu. Jadi segala macam, termasuk juga barang yang digunakan, dan yang lain-lainnya itu memang dimilik orang tuanya, dari orang tuanya," kata Asep.

Untuk itu, kata Asep, Direktorat Gratifikasi KPK akan benar-benar teliti ketika menelaah laporan gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi untuk bepergian ke Amerika Serikat (AS) yang sudah dilayangkan Kaesang ke KPK pada Selasa (17/9).

"Ini juga tidak menutup kemungkinan ya, tadi ada dikaitkan dengan orang tuanya saudara K ini, tapi kan memang harus dipisah. Nanti makanya itu nanti dari Direktorat Gratifikasi itu yang menganalisis seperti apa gitu," pungkas Asep.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya