Berita

Kaesang Pangarep bersama istri, Erina Gudono/Ist

Hukum

KPK Ngawur Sebut Tiket Jet Pribadi Kaesang Rp90 Juta

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut biaya sewa jet pribadi untuk perjalanan Jakarta-Amerika Serikat mencapai Rp90 juta per orang dianggap aneh oleh penggiat media sosial, Ary Prasetyo.

Melalui akun X miliknya, Ary menilai angka tersebut tidak realistis mengingat biaya total sewa pesawat untuk rute tersebut lebih dari Rp3 miliar.

"KPK RI makin ngawur," sentil Ary seperti dikutip Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu (18/9).


Ary Prasetyo menegaskan bahwa biaya sewa jet pribadi yang disebutkan KPK tidak mencerminkan realitas pasar dan menilai perlu ada klarifikasi lebih lanjut mengenai angka yang dilaporkan.

"Itu pesawat biayanya Rp3 miliar lebih untuk rute Jakarta-SFO, jelas harga Rp90 juta per pax nggak masuk akal, bahkan diisi penuh juga nggak nutup," jelasnya.

Kaesang bersama timnya secara inisiatif pribadi mendatangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi, Selasa siang (17/9). Kaesang mengaku bahwa pesawat yang digunakan untuk pergi ke AS merupakan milik temannya.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, pihaknya akan mendalami klarifikasi putra bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut.

Pahala menjelaskan KPK memiliki waktu 30 hari kerja untuk melakukan analisa untuk diputuskan apakah fasilitas yang diterima Kaesang milik negara atau bukan. Jika milik negara maka Kaesang harus menyerahkan uang seharga tiket pesawatnya.

Namun sayangnya, Pahala menjelaskan uang yang harus diserahkan Kaesang ke negara adalah harga tiket pesawat komersil, bukan sewa private jet.

"Ini kalau kita tetapkan milik negara, ya kira-kira (harga tiket) 90 juta (per orang). Kalau empat kira-kira 360 (juta) lah," kata Pahala.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya